Fokus Sektor Produktif, 83 Persen KUR BRI Waikabubak Mengalir ke Pertanian, Peternakan dan Perikanan

oleh
Branch Manager BRI BO Waikabubak, Pande Made Yogi Winata(Foto: istimewa)

Waikabubak, Waingapu.Com-Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh BRI Branch Office Waikabubak hingga Desember 2025 mencapai Rp115 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar 83 persen disalurkan ke sektor produktif yang menjadi basis ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Branch Manager BRI BO Waikabubak, Pande Made Yogi Winata, menjelaskan bahwa sektor produksi seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan jasa produktif menjadi prioritas dalam penyaluran KUR.

Menurutnya, sektor produktif memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah karena langsung menyentuh usaha masyarakat kecil dan menengah.

Sebesar Rp95 miliar dari total penyaluran KUR disalurkan ke sektor produksi, sementara sisanya disalurkan ke sektor perdagangan dan usaha lainnya.

Dengan fokus pada sektor produktif, diharapkan usaha masyarakat dapat berkembang dan memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi.

“Dengan pembiayaan yang memadai dan akses permodalan yang lebih mudah melalui KUR, pelaku usaha memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kapasitas usahanya dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Ia mengatakan, BRI melihat potensi besar di wilayah Waikabubak terutama pada sektor pertanian dan peternakan yang masih bisa terus dikembangkan.

Karena itu, BRI akan terus mendorong penyaluran kredit ke sektor-sektor tersebut agar ekonomi masyarakat semakin berkembang.

Selain penyaluran kredit, BRI juga memberikan pendampingan usaha dan edukasi keuangan kepada para pelaku UMKM agar usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan manajemen usaha serta memperkuat daya saing pelaku UMKM di daerah.

BRI BO Waikabubak optimistis dengan dukungan pembiayaan dan pendampingan usaha, UMKM di wilayah Sumba Barat dapat terus berkembang dan menjadi pilar utama ekonomi daerah.(rud)