Kupang, Waingapu.Com-Polda Nusa Tenggara Timur menyiapkan 75 pos pengamanan dan pelayanan untuk mendukung pengamanan perayaan Paskah 2026 di seluruh wilayah NTT.
Dilansir dari Tribrata News NTT, disebutkan bahwa puluhan pos tersebut terdiri dari 38 pos pengamanan, 26 pos pelayanan dan 21 pos terpadu yang akan beroperasi selama Operasi Semana Santa Turangga 2026.
Operasi ini berlangsung selama 15 hari mulai 1 hingga 15 April 2026 dengan melibatkan 3.227 personel gabungan dari Polri, TNI dan instansi terkait.
Apel gelar pasukan sebagai tanda dimulainya operasi digelar di Lapangan Mapolda NTT dan dipimpin Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo.
Dalam amanat Kapolda yang dibacakan Wakapolda, seluruh personel diminta menjalankan tugas secara profesional, humanis dan penuh tanggung jawab.
“Seluruh personel harus melaksanakan tugas secara profesional dan humanis serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan,” kata Wakapolda.
Pos-pos pengamanan dan pelayanan tersebut akan ditempatkan di lokasi strategis seperti gereja, pelabuhan, bandara, terminal, serta pusat keramaian.
Selain memberikan pengamanan, pos pelayanan juga akan membantu masyarakat yang membutuhkan informasi maupun bantuan selama perayaan Paskah.
Pengamanan juga akan difokuskan pada kegiatan misa di gereja serta perarakan keagamaan yang menjadi tradisi umat Katolik di Nusa Tenggara Timur.
Polisi juga akan meningkatkan patroli serta pengawasan di wilayah rawan guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Di akhir apel gelar pasukan, dilakukan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan TNI, Polri dan instansi terkait sebagai simbol dimulainya Operasi Semana Santa Turangga 2026.
Melalui operasi ini, Polda NTT berharap seluruh rangkaian perayaan Paskah di wilayah Nusa Tenggara Timur dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif.(wyn)







