UNKRISWINA Sumba Punya Rektor Baru, Umbu Ho Ara Usung Kampus Kritis dan Berpihak pada Realitas Sosial

oleh
Dr. Maklon F. Killa, SE., M.Si. Rektor UNKRISWINA Sumba periode 2021–2026 dan Dr. Umbu Ho Ara, SE., M.Si. Rektor UNKRISWINA periode 2026–2031 serta para undangan yang hadir-Foto Kolase: Prokopim Sumba Timur dan Waingapu.Com

Waingapu.Com-Universitas Kristen Wira Wacana (UNKRISWINA) Sumba resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Dr. Umbu Ho Ara, SE., M.Si., dilantik sebagai Rektor UNKRISWINA Sumba periode 2026–2031 dalam rapat terbuka senat yang digelar di Lantai III Aula Kampus, Selasa (27/1/2026).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW), Jeffrie Lempas, bersamaan dengan pengangkatan para Pembantu Rektor UNKRISWINA Sumba untuk periode yang sama.

Selain Rektor, turut dilantik Pembantu Rektor I Itha Priyastiti, S.Pd., MA., Pembantu Rektor II Dr. Adrianus K. Hudang, SE., M.Si., serta Pembantu Rektor III Elfis Umbu Katongu Retang, S.TP., M.Agb.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan penumpangan tangan oleh Pembina YPTKSW yang berstatus pendeta, pengalungan Makara oleh Ketua Pengurus YPTKSW, hingga penyerahan bendera universitas dan laporan kepemimpinan periode sebelumnya.

Dalam pidato pengukuhannya, Dr. Umbu Ho Ara menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh kehilangan jati diri sebagai ruang pembentukan daya kritis. Ia menyebut daya kritis sebagai DNA utama kampus. Hal itu kembali ditegaskannya dalam wawancara dengan wartawan selepas seremoni pengukuhan.

“Saya kira DNA kampus adalah mengedepankan daya kritis, itu bukan hal yang tabu. Civitas akademika, terutama mahasiswa, harus sensitif terhadap fenomena sosial, ketidakadilan, dan pelanggaran hukum di sekitar kita,” tegas Umbu Ho Ara.

Ia memastikan, selama masa kepemimpinannya, UNKRISWINA Sumba akan tetap berdiri sebagai ruang akademik yang berpihak pada kebenaran dan realitas sosial masyarakat Sumba.

Menurutnya, kampus tidak boleh terjebak pada rutinitas administratif semata, tetapi harus hadir memberi makna bagi kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

“Kampus harus hidup dan menyatu dengan denyut persoalan masyarakat. Itulah peran intelektual,” ujarnya.

Pelantikan ini sekaligus menandai berakhirnya masa kepemimpinan Rektor sebelumnya, Dr. Maklon F. Killa, SE., M.Si., yang memimpin UNKRISWINA Sumba pada periode 2021–2026.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumba Timur, Wakil Bupati Sumba Barat Daya, pimpinan DPRD, Forkopimda, Ketua Umum Sinode GKS, senat universitas, serta civitas akademika UNKRISWINA Sumba.(ion)

Komentar