Waingapu.Com-Pemerintah Kabupaten Sumba Timur sedang melakukan langkah besar dalam perbaikan tata kelola birokrasi dengan menggelar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT). Seleksi ini dilakukan untuk memastikan pelayanan publik tidak tertunda akibat sejumlah dinas yang masih dipimpin pejabat pelaksana tugas.
Kegiatan seleksi dibuka di Aula Setda Sumba Timur, Senin (1/12/2025), dengan menghadirkan sejumlah unsur pimpinan birokrasi daerah, panitia seleksi, serta peserta dari berbagai unit kerja.
Ada lima dinas yang akan memiliki pemimpin definitif melalui proses ini, yakni Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga; Dinas PTSP; Dinas PUPR; BKD; Dinas Kominfo; plus Sekretaris Daerah. Jabatan-jabatan tersebut selama ini cukup vital dalam mempercepat program pembangunan.
Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, menegaskan bahwa seleksi JPT merupakan langkah strategis menghadirkan aparatur yang lebih gesit dalam melayani masyarakat. “Kita ingin pejabat yang benar-benar siap bekerja, bukan hanya mengisi jabatan,” tegasnya.
Ia menilai birokrasi yang berkualitas adalah kunci utama meningkatkan kepercayaan publik. Karena itu, seleksi dilakukan secara transparan dan bertahap, mulai dari administrasi, uji kompetensi, hingga penilaian rekam jejak.
“Seleksi ini kami jalankan secara objektif dan akuntabel. Tidak ada ruang untuk intervensi. Kami ingin pejabat yang lahir dari proses yang bersih,” kata Yon Hani.
Dalam sambutannya, ia meminta para peserta menunjukkan kemampuan terbaik, terutama dalam merumuskan inovasi kebijakan. Menurutnya, tuntutan pelayanan publik kini semakin tinggi dan membutuhkan pemimpin yang proaktif.
Tahapan seleksi didesain untuk menilai kemampuan analitis, komunikasi, kapasitas manajerial, hingga pemahaman terhadap dinamika kebijakan daerah. Pansel juga melibatkan tim kompetensi profesional untuk memastikan integritas hasil penilaian.
Peserta yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjalankan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati dalam memperkuat pembangunan di wilayah Sumba Timur. Persepsi pemerintah mengenai kinerja dinas sangat bergantung pada kualitas pimpinan yang memegang kendali.
Dengan terselenggaranya seleksi ini, Pemkab Sumba Timur menunjukkan arah baru perubahan birokrasi. Masyarakat kini menaruh harapan besar pada hadirnya pejabat-pejabat baru yang lebih inovatif, berkarakter, dan mampu bergerak cepat di lapangan demi kualitas pelayanan dan pengabdian pada masyarakat, bangsa dan negara.
Jika proses berjalan mulus, pengisian enam jabatan strategis ini akan memperkuat struktur pemerintahan daerah pada tahun 2026, sekaligus memastikan pelayanan publik lebih efektif bagi masyarakat.(wyn)







