Waibakul, Waingapu.Com – Perjalanan kapal Gurita Pelita Jaya dari Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menuju perairan Sumba untuk mencari gurita berakhir duka. Salah seorang ABK bernama Nur Jama’ah ditemukan meninggal dunia di Pantai Tangairi, Desa Waimanu, Sumba Tengah.
Informasi yang diperoleh wartawan dari Kapolres Sumba Tengah, AKBP Richard D.A.M.H. Siregar melalui Kasi Humas IPDA Jeimsar, Senin (28/9/2026) siang lalu menyebutkan, Nur Jama’ah merupakan nelayan berusia 49 tahun. Ia tercatat sebagai warga Pulau Matalaang, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Korban bersama sembilan ABK lainnya berada di kapal Gurita Pelita Jaya yang dinakhodai Isfar. Rombongan tiba di perairan Pantai Tangairi pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 03.00 WITA.
Setelah tiba, para nelayan mempersiapkan aktivitas menangkap gurita. Pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 07.00 WITA, korban bersama ABK lainnya mulai turun ke laut.
Mereka menggunakan pelampung gabus sebagai bagian dari peralatan menangkap gurita. Korban sempat dua kali naik ke kapal sebelum kembali turun untuk melanjutkan aktivitasnya.
Sekitar pukul 11.30 WITA, situasi berubah ketika gelombang besar terjadi di lokasi. Tali pelampung yang digunakan korban kemudian putus.







