Waibakul, Waingapu.Com – Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mengungkap rincian hasil pemantauan terhadap 102 ekor kuda yang ditemukan di sebuah tempat penampungan di Desa Watu Asa, Kecamatan Mamboro. Data tersebut menunjukkan kondisi yang cukup beragam. Dari total 102 ekor kuda, terdapat 46 ekor jantan dan 56 ekor betina.
Pemerintah juga menemukan kuda yang memiliki keterkaitan dengan sejumlah kabupaten di Pulau Sumba. Identifikasi dilakukan melalui data pemilik, surat keterangan dan tanda cap yang terdapat pada ternak.
Berdasarkan pemilik ber-KTP, enam ekor kuda berkaitan dengan Sumba Timur. Kemudian tiga ekor berkaitan dengan Sumba Tengah, 14 ekor dengan Sumba Barat dan delapan ekor dengan Sumba Barat Daya.
Pemeriksaan terhadap dokumen juga menemukan sejumlah kuda memiliki surat keterangan daerah asal. Sebanyak dua ekor memiliki surat keterangan Sumba Tengah, sedangkan lima ekor lainnya memiliki surat keterangan Sumba Barat Daya.
Data berdasarkan tanda cap menunjukkan angka yang berbeda. Pemerintah mencatat 20 ekor kuda bercap Sumba Timur, 15 ekor bercap Sumba Barat, 15 ekor bercap Sumba Tengah dan lima ekor bercap Sumba Barat Daya.
Di sisi lain, terdapat 24 ekor kuda yang tidak memiliki cap atau dalam kondisi polos. Sebanyak 23 ekor lainnya memiliki cap, tetapi tanda tersebut dinilai kurang jelas sehingga membutuhkan penelusuran lebih lanjut.
Rincian tersebut memperlihatkan bahwa proses identifikasi 102 kuda bukan perkara sederhana. Pemerintah harus mencocokkan berbagai indikator untuk memastikan hubungan antara ternak, pemilik dan daerah asalnya.







