Kampus Terdampak Gempa NTT Ikut Dipetakan, Pemerintah Siapkan Skema Pemulihan

oleh
Tim SAR gabungan berjibaku evakuasi korban gempa Nagekeo di Maumere, NTT (Foto: Basarnas Maumere)

Jakarta, Waingapu.Com – Pemerintah tidak hanya menyiapkan bantuan bagi mahasiswa terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), tetapi juga mulai memetakan kerusakan fasilitas perguruan tinggi di wilayah bencana.

Kepada wartawan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengatakan, pendataan fasilitas pendidikan tinggi dilakukan bersamaan dengan pendataan mahasiswa yang terdampak gempa.

Pemetaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi kampus sekaligus menentukan kebutuhan pemulihan setelah sejumlah wilayah di NTT dilanda bencana.

Pemerintah, kata Brian, akan melihat kemungkinan memanfaatkan anggaran dan program yang sedang berjalan untuk mendukung pembangunan maupun perbaikan fasilitas perguruan tinggi yang mengalami kerusakan.

Upaya pemulihan fasilitas kampus berjalan beriringan dengan bantuan langsung kepada mahasiswa. Berdasarkan data awal, sekitar 4.000 hingga 5.000 mahasiswa telah tercatat terdampak bencana.

“Jadi kita akan memberikan beasiswa untuk kali pertama ini kita berikan satu semester untuk mengurangi beban mereka ya. Jadi tahap pertama kemarin data sudah ada sekitar 4.000-5.000 yang terdampak ya, itu akan kita berikan beasiswa,” ujar Brian kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/8/2026).