Waingapu.Com – Keramaian Pacuan Kuda Humba Cup IV 2026 di Lapangan Rihi Eti Prailiu, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, ikut membawa berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Selama 12 hari penyelenggaraan, puluhan lapak UMKM memanfaatkan arus kedatangan ribuan penonton untuk menawarkan berbagai jenis dagangan. Mulai dari kuliner, makanan ringan, minuman hingga kebutuhan lainnya tersedia di sekitar arena pacuan.
Pantauan media ini pada hari terakhir, Sabtu (29/8/2026), aktivitas perdagangan terlihat semakin ramai. Puluhan pedagang sibuk melayani pembeli di belakang dan sisi podium utama.
Pedagang keliling juga ikut mengambil peluang dari keramaian. Mereka menjajakan kacang, air minum serta makanan ringan kepada penonton yang memadati kawasan Lapangan Rihi Eti Prailiu.
Tingginya aktivitas ekonomi tersebut menjadi salah satu catatan penting panitia dalam pelaksanaan Humba Cup IV tahun ini. Sedikitnya terdapat sekitar 50 lapak UMKM yang ikut meramaikan kegiatan.
Ketua Panitia Humba Cup IV, Umbu Tamu Ridi Djawamara, mengatakan penyelenggaraan tahun ini memberikan efek ganda bagi masyarakat. “Selama pacuan Humba Cup IV ini kami melihat ada kemajuan, ada efek ganda. Ada yang jual makanan, obat-obatan dan lain-lain,” ujarnya.
Berdasarkan survei internal panitia, sejumlah pelaku UMKM mencatat pendapatan cukup tinggi selama gelaran pacuan berlangsung. Bahkan, kuliner disebut menjadi salah satu sektor yang paling merasakan dampak keramaian. “Ini pacuan dengan pendapatan terbanyak, terutama kuliner,” katanya.




