Umbu Tamu Ridi mengungkapkan, terdapat pelaku UMKM yang mampu memperoleh keuntungan sekitar Rp6 juta hingga Rp7 juta hanya dalam dua hari berjualan selama kegiatan berlangsung.
“Ini kita belum update di hari terakhir. Tetapi pada intinya pacuan kali memberi dampak yang signifikan kepada UMKM,” ujarnya.
Keramaian juga terlihat dari kepadatan kendaraan di ruas jalan utama depan lapangan. Arus kendaraan keluar-masuk menuju lokasi pacuan turut menunjukkan besarnya aktivitas masyarakat selama gelaran berlangsung.
Humba Cup V dijadwalkan kembali digelar pada Oktober 2026. Panitia berharap skala kegiatan dan jumlah peserta semakin meningkat sehingga manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat, terutama pelaku UMKM, dapat terus berkembang.(wyn)




