Tidak berhenti pada pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi kepada penumpang agar tidak tergiur menjadi kurir narkoba. Masyarakat diminta berani melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas atau orang yang mencurigakan.
Menurut Iptu Parwata, kewaspadaan diperlukan karena modus penyelundupan narkotika terus berkembang. Sabu dapat disembunyikan dengan cara ditempelkan pada tubuh menggunakan lakban maupun dimasukkan ke dalam kemasan barang kebutuhan sehari-hari.
Dalam pemeriksaan terhadap ratusan penumpang KMP Dharma Kartika V tersebut, petugas tidak menemukan penumpang maupun barang bawaan yang mencurigakan terindikasi narkoba.
Satresnarkoba Polres Sumba Timur memastikan pola pengawasan ini akan terus diterapkan secara rutin dan acak dengan melibatkan Pelindo, KSOP, Bea Cukai, serta KP3 Laut guna memperkuat pengamanan Pelabuhan Waingapu dari ancaman peredaran narkotika.(ped)




