Kedatangan bantuan pada pagi hari juga memungkinkan proses unloading segera dilakukan. Petugas di lapangan bergerak setelah kapal tiba sehingga distribusi bantuan dapat dilanjutkan sesuai kebutuhan.
Di saat bantuan bergerak melalui jalur laut, Polri juga menjalankan distribusi melalui udara. Pada pukul 07.32 WITA, pesawat CN-295 Poludara Baharkam Polri dari Surabaya tiba di Bandara Soa, Bajawa.
Pesawat tersebut membawa perlengkapan pendukung penanganan bencana berupa tenda peleton, velbed dan set dapur lapangan. Seluruh perlengkapan kemudian langsung diturunkan untuk mendukung kebutuhan operasional di wilayah terdampak.
LO Slog Polri di NTT, Kombes Pol Edward Jacky T. Umbu Kaledi, mengatakan distribusi bantuan dilakukan secara terkoordinasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi.
“Pergerakan bantuan akan terus dilakukan secara terkoordinasi agar kebutuhan masyarakat dapat diterima secara cepat, tepat, dan merata.,” tandas Jacky Umbu.
“Melalui laut, udara, dan darat — bantuan terus bergerak. Polri hadir untuk masyarakat,” pungkas Kombes Jacky Umbu pada Waingapu.Com dari Posko Polri di Manggarai Barat.(wyn)


