Bukan Mereda, Gempa Susulan Flores Sempat Naik hingga 802 Kali dalam Sehari

oleh

Jakarta, Waingapu.Com – Aktivitas gempa susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menunjukkan pola dinamis hampir sepekan setelah gempa utama Magnitudo 7,7. BMKG mencatat aktivitas harian sempat kembali meningkat hingga 802 kejadian dalam satu hari.

Data tersebut merupakan bagian dari total 6.409 gempa susulan yang tercatat BMKG hingga Senin (24/8/2026) pukul 05.00 WIB.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan aktivitas gempa susulan pada fase awal belum menunjukkan peluruhan yang signifikan. Karena itu, masyarakat masih diminta waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa lanjutan.

“Aktivitas gempa susulan pada beberapa hari pertama masih relatif tinggi dan belum menunjukkan pola peluruhan yang signifikan,” ujar Wijayanto.

Pada hari pertama setelah gempa utama, BMKG mencatat 704 kejadian gempa susulan dalam kurun 24 jam. Aktivitas kemudian meningkat menjadi 746 kejadian pada hari kedua.

Setelah itu, jumlah gempa harian turun menjadi 668 kejadian pada hari ketiga, 649 kejadian pada hari keempat dan 627 kejadian pada hari kelima. Namun, pola penurunan tersebut tidak berlangsung konsisten.