Rambu Anggrid Tembus Jambore Nasional XII 2026 dengan Biaya Mandiri, Sempat Dinyatakan Gugur

oleh
Rambu Anggrid T. Anna Hamu, siswa SMPN 1 Waingapu, Kabupaten Sumba Timur diterima untuk bertemu Ketua Kwarnas Pramuka Komjen Pol (Purn.) Budi Waseso dan Sekjen Kwarnas Mayjen TNI (Purn.) Bachtiar (Foto Kolase: Waingapu.Com)

Jakarta, Waingapu.Com – Semangat pantang menyerah ditunjukkan Rambu Anggrid T. Anna Hamu, siswa SMPN 1 Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sempat dinyatakan gugur dalam proses seleksi Jambore Nasional (Jamnas) oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumba Timur, Anggrid akhirnya tetap berhasil hadir di Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII Tahun 2026 di Jakarta.

Keikutsertaan Anggrid di ajang nasional tersebut ditempuh secara mandiri. Dukungan keluarga, pihak sekolah, serta pembina Pramuka menjadi kekuatan bagi pelajar asal Sumba Timur itu untuk tetap berangkat dan mengejar pengalaman di dunia kepramukaan.

Langkah tersebut menjadi bukti bahwa kegagalan dalam sebuah proses seleksi tidak serta-merta menghentikan perjuangan seorang peserta didik. Anggrid memilih mencari jalan lain agar tetap dapat merasakan pengalaman mengikuti Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII Tahun 2026.

“Saya dan kami keluarga sudah bertekad untuk tetap mengurus dan mempersiapkan saya ke Jakarta mengikuti Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII Tahun 2026 walaupun saya dinyatakan tidak lolos seleksi dengan alasan tidak lolos tes kesehatan,” ungkap Anggrid.

Anggrid mengatakan, keputusan untuk tetap berangkat juga didasari keyakinannya bersama pembina yang mendukungnya bahwa kondisi kesehatannya baik. Karena itu, keduanya bertekad membuktikan bahwa dirinya tetap mampu mengikuti kegiatan nasional tersebut.

“Saya dan Pembina yang mendukung saya sudah bertekad untuk buktikan bahwa kesehatan saya baik-baik saja,” tegasnya saat menghubungi media dari Jakarta bersama James Quido, salah satu pembina pada Kwarcab Pramuka Sumba Timur yang telah berlisensi nasional.