Perjalanan Anggrid ke Jakarta juga membawa misi lain. Ia membawa kain tenun tradisional Sumba Timur hasil karya tangan ibunya untuk diberikan secara langsung kepada Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka Komjen Pol (Purn.) Budi Waseso dan Sekretaris Jenderal Kwarnas Mayjen TNI (Purn.) Bachtiar.
Bagi Anggrid, kehadiran di Jambore Nasional bukan sekadar mengikuti kegiatan kepramukaan. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan identitas budaya Sumba melalui karya tenun tradisional yang dibawa dari kampung halamannya.
Perjuangan itu kemudian berbuah pengalaman yang lebih luas. Menurut James Quido, Anggrid tidak hanya berhasil menyerahkan kain tenun karya ibunya, tetapi juga diterima menjadi bagian dari kepanitiaan Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII Tahun 2026.
“Puji Tuhan, Anggrid tidak hanya berhasil memberikan langsung karya tenun ibunya tapi juga diterima menjadi bagian dari kepanitiaan dalam kegiatan Jambore Nasional Gerakan Pramuka XII Tahun 2026,” kata James Quido.(ion)







