Kronologi Delapan Karyawan Koperasi Swasti Sari Terjebak Api Saat Mendaki Gunung Lakaan

oleh
Aparat gabungan berhasil selamatkan delapan pendaki Gunugn Lakaan yang terjebak Karhutla (Ilustrasi istimewa)

Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa melalui Kasi Humas IPTU Agus Haryono mengatakan, para pendaki kemudian mengambil keputusan untuk tidak memaksakan diri melewati jalur yang sedang dilanda kebakaran.

“Usai beristirahat dan mengabadikan momen dengan berfoto di puncak Lakaan, kedelapan orang tersebut sekitar pukul 10.00 WITA berniat untuk turun gunung. Namun, saat rombongan mulai turun, mereka mendapati jalur pendakian telah dilalap api akibat kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut,” jelasnya dikutip dari Tribrata News Belu.

Dalam kondisi terjebak, Frengky dan rekan-rekannya menghubungi seorang tokoh masyarakat setempat, Alfons atau Ama Nai Dirun, untuk meminta pertolongan.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada anggota Polsek Lamaknen dan personel Koramil Weluli. Laporan tersebut langsung direspons dengan mengerahkan personel gabungan untuk membantu proses penyelamatan.

Kapolsek Lamaknen IPDA Remigius Kala bersama personel Koramil 1605-03/Weluli melakukan koordinasi menuju lokasi. Sekitar pukul 13.00 WITA, ketika kondisi api mulai mereda, seluruh pendaki akhirnya berhasil turun dari kawasan gunung.

Kedelapan pendaki yang terdiri dari Jefano, Natalia Putri, Melfita Mau, Gerdha Asalang, Katlin Lay, Lambert Misa, Gustto Benu, dan Frengky Bere kemudian menjalani pemeriksaan kondisi fisik dan kesehatan.

Hasil pemeriksaan awal memastikan seluruhnya dalam keadaan sehat, tidak mengalami luka maupun cedera. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas pendakian di tengah kondisi kawasan yang rawan kebakaran membutuhkan kewaspadaan ekstra.(wyn)