Nilai PHO Sepihak, Warga Kambaniru Pasang Plang Di Lokasi Proyek Jalan Baru

oleh -8 views
PHO Sepihak

Waingapu.Com – Ada pemandangan yang berbeda dan terjadi sejak jelang akhir tahun 2018 silam, dan juga terus terpajang hingga kini, di sisi jalan Umbu Taranggaha, Kelurahan Kambaniru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT. Nuansa berbeda itu, hanya beberapa meter dari Puskesmas Kambaniru, tepatnya disebuah gang yang mana terpampang plang yang dipaku di sebuah pohon dengan tujuh kata, “JALAN INI BUTUH PENYELESAIAN BUKAN ‘PHO’ SEPIHAK”

Realita itu bahkan juga telah merambah ke jagad maya, tepatnya di media sosial populer Facebook, sejak Selasa (02/04) lalu. Adalah account Ackho Wuy yang mengunggah foto lengkap dengan kalimat berisi seruan di lini masanya. ‘Kepada pihak yg menjalankan proyek ini tolong angkut kembali sertu yg di tumpuk di lokasi ini. Jangan dibiarkan karena jalan itu bukan bagian dari volume pekerjaan…’ demikian diungkap Ackho Wuy melengkapi postingan foto yang diunggahnya. Adapun hasil pantauan hingga Kamis (04/04) malam, postingan ini telah sekali dibagikan plus tujuh komentar dan 58 emotion.

Ackho Wuy, yang dihubungi media ini Rabu (03/04) malam kemarin via SMS di telepon selulernya menjelaskan, belum adanya tanggapan dari pihak terkait, baik dari kontraktor maupun instansi teknis terkait dengan curhatannya ke medsos itu. Pihaknya juga menyampaikan akan secepatnya ke kantor Kelurahan untuk menyampaikan persoalan itu ke Lurah setempat. Apalagi, lanjut Dia dalam SMS – nya dimusim penghujan seerti sekarang, sejak adanya kerjaan jalan dengan tumpukan sirtu itu, membuat tergenangnya air hingga memasuki dapur rumah kerabatnya.

Yan Daniel, Lurah Kambaniru yang ditemui media ini, Kamis (04/03) pagi lalu di kediamannya, menjelaskan, akan berupaya maksimal mempertemukan pihak-pihak terkait polemik itu. “Saya sebagai kepala wilayah tentu akan berupaya maksimal untuk mempertemukan semua pihak terkait. Saya kenal betul adik Ackho, pasti yang bersangkutan merasa terabaikan hak-haknya hingga sampai posting di media sosial. Karena bisa saja selama ini dia sudah cukup sabar, tapi tidak ada penyelesaian,”ungkap Yan Daniel, figur yang yang belum lama ini menjabat Lurah itu sembari bersiap-siap menuju kantornya.(ion)

Komentar