KPK Beri Pembekalan Antikorupsi pada Pengurus PAN Pusat & Daerah

oleh -34 views
Kantor KPK

Waingapu.Com, Jakarta – Menindak lanjuti kegiatan Executive Briefing kepada 20 pimpinan dan pengurus partai politik (parpol) dalam Program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu pada Rabu, 18 Mei 2022 yang lalu, KPK, pada Rabu (25/05/2022) memulai rangkaian kegiatan pembekalan antikorupsi bagi para pengurus setiap parpol baik di pusat maupun daerah. Kegiatan berlangsung di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, pukul 09.00 – 12.00 WIB. Peserta pertama adalah para pengurus Partai Amanat Nasional (PAN).

Dalam rilis yang diterima media ini via saluran whatsapp (WA) dari gawainya, Plt. Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding mengatakan, dijadwalkan Ketua KPK Firli Bahuri akan membuka kegiatan bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Orang nomer satu di PAN itu hadir secara langsung bersama sekitar 60 pengurus DPP PAN. Selebihnya para pengurus DPD/DPW dan DPC mengikuti kegiatan pembekalan secara daring. 

Baca Juga:  Dari Selatan Ibu Pertiwi, Jas Merah Digemakan Dalam Riuh Angin Savana

“Dalam pembekalan ini akan disampaikan materi dalam bentuk ceramah tentang tindak pidana korupsi dan membangun integritas partai politik, serta cara meningkatkan kesadaran berpolitik dalam penyelenggaraan pemilihan umum yang bersih dan bebas dari korupsi,” tandas Ipi.

Selain itu juga, tambah Ipi akan ada sesi dialog membahas upaya dan inisiatif strategis, capaian, tantangan. Juga tentunya kendala yang dihadapi parpol dalam pemberantasan korupsi serta upaya pembangunan budaya politik berintegritas. 

Menjadi rangkaian kegiatan pembekalan, yaitu penandatanganan komitmen ketua umum parpol untuk menginternalisasi dan membangun integritas internal parpol. Komitmen tersebut terkait Integritas parpol dalam hal menolak money politic, benturan kepentingan, suap, pemerasan, gratifikasi dan tindak pidana korupsi lainnya; kesediaan sebagai role model dalam pemberantasan tindak pidana korupsi; kesediaan untuk meningkatkan pengetahuan antikorupsi, pengembangan politik cerdas berintegritas melalui pembelajaran antikorupsi yang difasilitasi oleh Pusat Edukasi Antikorupsi KPK; dan terlibat secara aktif dalam gerakan antikorupsi di lingkungan partai politik.

Baca Juga:  Jabatan Asisten Ekonomi & Pembangunan Setda. Sumba Timur ‘Direbut’ Lima Orang

Program PCB diselenggarakan KPK sebagai wujud implementasi amanat Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 7 ayat (1) huruf d “merencanakan dan melaksanakan program sosialisasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi” khususnya pada sektor politik.

“KPK berharap melalui program ini dapat mendorong komitmen integritas dan meningkatkan kesadaran antikorupsi para pengurus parpol demi mewujudkan demokrasi yang lebih baik,” pungkas Ipi. (ion)

Komentar