Menurut Ahad, dukungan tersebut tidak semata berkaitan dengan kebutuhan teknis balapan. Lebih dari itu, kesiapan energi menjadi bagian dari kontribusi Pertamina Patra Niaga dalam mendukung Indonesia menjadi tuan rumah ajang olahraga otomotif bertaraf internasional.
MotoGP Mandalika juga menjadi panggung bagi Indonesia untuk memperlihatkan kemampuan dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga kelas dunia. Sirkuit Mandalika diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi olahraga otomotif internasional.
Dalam konteks tersebut, keberadaan SPBU Modular Pertamax Turbo menjadi salah satu bagian dari ekosistem pendukung penyelenggaraan balapan. Kesiapan sarana energi dipastikan melalui pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Pengawasan bahkan dilakukan sejak BBM tiba melalui kapal tanker. Selanjutnya, proses penerimaan dan penyimpanan dilakukan di Fuel Terminal maupun Integrated Terminal sebelum produk disalurkan kepada konsumen melalui SPBU, Pertashop, dan SPBU Modular.
Seluruh rangkaian pengawasan tersebut mengacu pada spesifikasi BBM yang ditetapkan oleh pihak berwenang. Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas produk tetap terjaga hingga sampai pada titik penyaluran.
“Bagi kami, menjaga kualitas energi merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung kelancaran kegiatan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kesiapan energi yang terjaga, kami berharap gelaran MotoGP Mandalika dapat berlangsung lancar dan menjadi kebanggaan bersama bagi Indonesia,” tutup Ahad.(ion)







