Tak Hanya Apotek, Polres Sumba Timur Soroti Peredaran Obat Keras Tertentu Secara Daring

oleh
Satresnarkoba Polres Sumba Timur dengan BPOM bersinergi dalam pengawasan Obat Keras Tertentu (OKT) di Apotik dan secara daring (Foto: Waingapu.Com)

Iptu Parwata menyebut dukungan pengawasan dibutuhkan untuk mengetahui peredaran obat di berbagai jalur, termasuk apotek, toko obat dan daring. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mencegah obat yang seharusnya digunakan secara tepat justru disalahgunakan.

Kepala BPOM Sumba Timur Bernardus Beda Moron menyambut baik koordinasi tersebut. Ia memastikan BPOM siap berkolaborasi dengan Satresnarkoba dalam melakukan pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami ucapkan terimakasih atas kunjungan dari bapak Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur bersama anggota, dan kami siap bersinergi, berkolaborasi dan siap mendukung program Sat Resnarkoba terkait peredaran narkoba dan OKT di Sumba Timur. Kami siap bekerjasama untuk memberantas peredaran narkoba dan OKT tersebut”, tegas Kepala BPOM Sumba Timur.

Sinergi kedua lembaga tersebut kemudian diperkuat dengan komitmen untuk melakukan pencegahan dan penegakan hukum secara bersama. Polres Sumba Timur dan BPOM berharap pengawasan yang lebih terpadu dapat menekan peredaran obat ilegal, baik melalui jalur konvensional maupun daring.(wyn)