Bukan Sekadar Sosialisasi, Polres Sumba Timur Tantang Pemuda Gereja Jadi Mata dan Telinga P4GN

oleh
Perang melawan penyalahgunaan narkoba di Sumba Timur mendapat dukungan GKS Payeti (Foto; Waingapu.Com)

Waingapu. Com – Upaya memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Sumba Timur tidak hanya mengandalkan penindakan kepolisian. Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur kini mendorong pemuda gereja mengambil peran langsung sebagai agen pencegahan narkoba.

Pesan tersebut disampaikan Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur Iptu I Gede Putu Parwata saat memberikan sosialisasi kepada sekitar 500 pemuda dan pemudi GKS Payeti, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 18.00 Wita itu berlangsung di Gereja GKS Payeti, Kabupaten Sumba Timur. Sosialisasi difokuskan pada bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat keras tertentu.

Menurut Iptu I Gede Putu Parwata, pemuda gereja memiliki posisi strategis dalam membangun lingkungan yang sehat dan bebas narkoba. Nilai moral dan keagamaan dinilai dapat menjadi kekuatan dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkotika.

Baca Juga:  Kelurahan Prailiu Efektifkan Vaksinasi Covid-19, Siapkan Empat Lokasi Isolasi Terpusat

“Pemuda gereja adalah garda terdepan dalam menjaga moral dan iman generasi. Kami mengajak adik-adik untuk menjadi AGEN P4GN. Tolak, Tolong, dan Telpon jika melihat adanya penyalahgunaan narkoba,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur.

Dalam sosialisasi itu, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai bahaya narkoba. Polisi juga memaparkan jenis-jenis narkoba, modus baru peredaran, dampak kesehatan serta dampak sosial yang dapat muncul akibat penyalahgunaan narkotika.