Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, juga menyoroti panjangnya perjalanan iman umat Katolik di Pulau Sumba. Ia menyebut keberlangsungan pewartaan Injil sebagai hasil perjuangan para pendahulu dan anugerah Tuhan.
“Perjalanan iman yang panjang dan tidak mudah dilewati hingga 75 tahun usia paroki ini,” kata Yonathan.
Bagi umat, usia 75 tahun dapat menjadi kesempatan untuk melihat kembali nilai-nilai yang diwariskan para misionaris dan pelayan Gereja. Namun, tantangan masa kini menuntut agar nilai tersebut tetap dihidupi dalam situasi sosial yang terus berubah.
Yonathan mengingatkan bahwa perkembangan teknologi telah memengaruhi kebiasaan masyarakat, termasuk dalam menjalani kehidupan spiritual. Ia mencontohkan perubahan kebiasaan saat bangun pagi, ketika telepon genggam dan media sosial berpotensi lebih dahulu mendapat perhatian daripada doa.
Di tengah perubahan itu, ia mendorong pemanfaatan media sosial dan teknologi komunikasi untuk mendukung pewartaan iman. Kemajuan teknologi dapat menjadi sarana pelayanan jika digunakan untuk menyampaikan pesan kasih dan nilai-nilai kebaikan.







