Dalam grafis tersebut, titik-titik merah menunjukkan gempa dengan kedalaman dangkal. Ukuran lingkaran menggambarkan magnitudo gempa. Semakin besar lingkaran, semakin besar magnitudonya.
Peta juga menunjukkan adanya sejumlah gempa susulan yang tersebar hingga bagian selatan Flores. Namun, konsentrasi terbesar tetap terlihat di kawasan utara pulau dan perairan di sekitarnya.
Selain data gempa susulan, BMKG menampilkan mekanisme sumber gempa utama pada peta. Simbol tersebut berada di sekitar bagian utara Flores dan memperlihatkan karakter mekanisme sumber gempa yang digunakan dalam pemetaan.
Data topografi dalam peta menggunakan GMT Earth Relief dengan resolusi 15 arc-second. Sementara data patahan mengacu pada PUSGEN 2024 dan data kelurusan sesar berdasarkan Badan Geologi Kementerian ESDM.
Dengan catatan terbaru tersebut, aktivitas seismik pascagempa utama 15 Agustus masih menjadi bagian utama dari pemantauan BMKG di wilayah Flores dan sekitarnya.(ion)







