Kupang, Waingapu.Com – Akses pembiayaan menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pelaku usaha mikro. Namun, persoalan tersebut dapat diatasi melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dimanfaatkan oleh Hana Agsamina Patttypelohi.
Hana mengaku telah menjadi nasabah BRI selama kurang lebih lima tahun. Ia pertama kali mengajukan pinjaman KUR sebesar Rp20 juta dengan jangka waktu pengembalian selama dua tahun.
Seiring berkembangnya usaha, Hana kembali mengajukan pembiayaan sebesar Rp100 juta dan Rp50 juta. Menurut Hana, keberadaan KUR sangat membantu pelaku usaha untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan bisnis.
“Saya merekomendasikan masyarakat yang ingin membangun usaha untuk mengajukan KUR karena sangat bermanfaat untuk membantu mengembangkan usaha,” ujarnya.
Dukungan pembiayaan tersebut membuat usaha kantin yang dikelolanya mampu terus berjalan. Regional CEO BRI Region 17 Denpasar Hery Noercahya mengatakan, keberanian untuk mengembangkan potensi menjadi langkah awal dalam membangun usaha.



