Hasilnya terlihat pada menit ke-15. Eliano Reijnders mengirim umpan silang matang yang kembali diselesaikan dengan sempurna oleh Mitchell Baker. Gol kedua itu semakin mempertegas dominasi Indonesia yang unggul dalam penguasaan bola maupun penciptaan peluang.
Memasuki pertengahan babak pertama, Indonesia semakin nyaman memainkan ritme pertandingan. Lini tengah yang dikomandoi Thom Haye mampu mengalirkan bola dengan baik, sementara sektor pertahanan yang dihuni Rizky Ridho, Sandy Walsh, Dony Tri Pamungkas, dan Shayne Pattynama tampil disiplin meredam setiap upaya serangan balik Kamboja.
Gol ketiga lahir pada menit ke-24 melalui sundulan Sandy Walsh yang memanfaatkan sepak pojok Thom Haye. Keunggulan tiga gol sebelum turun minum menjadi gambaran jelas bahwa Indonesia tampil jauh lebih efektif dibandingkan lawannya sepanjang 45 menit pertama.
Memasuki babak kedua, Indonesia sempat kehilangan konsentrasi. Kamboja berhasil memperkecil ketertinggalan setelah memanfaatkan kesalahan kiper Nadeo dalam mengantisipasi bola. Gol tersebut menjadi satu-satunya momen ketika tim tamu mampu memberikan tekanan berarti kepada Garuda.
Namun, keunggulan mental Indonesia kembali terlihat. Tim tidak panik menghadapi gol balasan tersebut dan langsung meningkatkan intensitas serangan. Mitchell Baker kembali mencetak gol untuk melengkapi hattrick pada laga debutnya sekaligus mengembalikan selisih empat gol bagi Indonesia.



