Sumba Timur Jadi Pilot Project Kemah Pramuka Moderasi Beragama Pertama di NTT

oleh
Kemah Harmoni Pramuka Moderasi Beragama (Pramodera) Tingkat Kabupaten Sumba Timur 2026 jadi ruang perjumpaan bagi generasi muda untuk belajar hidup bersama dalam keberagaman (Foto Kolase: Waingapu.Com)

Waingapu.Com – Kabupaten Sumba Timur dipercaya menjadi lokasi pilot project Kemah Harmoni Pramuka Moderasi Beragama (Pramodera) 2026. Kegiatan ini disebut menjadi yang pertama digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 260 anggota Pramuka dari 13 Gugus Depan se-Kota Waingapu mengikuti Kemah Harmoni Pramodera Tingkat Kabupaten Sumba Timur yang berlangsung pada 9-10 September 2026 di Bumi Perkemahan MIN 3, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu.

Ketua panitia Muhammad Ichwan mengatakan penunjukan Sumba Timur sebagai lokasi pilot project menjadi bagian penting dari pelaksanaan program tersebut.

Muhammad Ichwan menjelaskan kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan aktivitas perkemahan, tetapi memiliki misi yang lebih luas dalam membangun karakter generasi muda.

“Kegiatan tersebut tidak berhenti pada perkemahan, tetapi diarahkan untuk membangun karakter kebangsaan generasi muda sekaligus memperkuat toleransi dan kemaslahatan moderasi antarumat beragama,” tandas Muhammad Ichwan.

Kemah Harmoni mengangkat tema “Satu Kompas, Satu Kebangsaan, Bersama dalam Keberagaman”. Tema tersebut diterapkan melalui perjumpaan anggota Pramuka dari latar belakang Islam, Kristen, dan Katolik.

Ketua Mabigus Gudep Moderasi Beragama MIN 3 Sumba Timur, Siti Aminah, mengatakan nilai kebersamaan dalam kegiatan tersebut juga diperkuat dengan kearifan lokal Sumba Timur.

“Kami mengusung semboyan kearifan lokal Sumba Timur PARAING – MARINGU – PAHAMU yang artinya Saling Menolong, Saling Menghormati, Satu Hati,” ujar Siti Aminah.