Waingapu.Com – Dua perkara dugaan kekerasan di Pulau Sumba menunjukkan perkembangan berbeda namun sama-sama memasuki tahapan penanganan hukum oleh kepolisian. Di Sumba Barat Daya, penyidik telah menetapkan tersangka dalam perkara yang menimpa seorang guru perempuan, sementara di Sumba Timur seorang pria telah diamankan dalam kasus dugaan penganiayaan balita.
Perkara di Sumba Barat Daya menjadi perhatian setelah korban berinisial MM melaporkan persoalan yang dialaminya kepada UPTD PPA Sumba Barat Daya pada 6 April 2026.
Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan kekerasan, pelecehan seksual, ancaman hingga penyebaran konten asusila. Polisi memastikan perkara kini telah naik ke tahap penyidikan.
“Kasus tersebut sudah naik sidik. Kami juga telah melakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya Yakobus K. Sanam, seperti dikutip dari Tribrata News NTT.
Sebelum gelar perkara dilakukan, penyidik masih melengkapi alat bukti. Salah satu bagian penting yang dikejar adalah keterangan dari saksi-saksi kunci.
“Dalam menangani kasus ini, kita masih berupaya untuk mencari alat bukti keterangan saksi. Kita sudah memperoleh semua alat bukti keterangan saksi. Hanya karena kemarin ada beberapa saksi kunci yang harus kita minta keterangannya, sehingga kita baru dapatkan, dan kita sudah tetapkan tersangka,” jelas Yakobus.
Setelah tersangka ditetapkan, penyidik akan melanjutkan pemeriksaan dan melengkapi administrasi berkas perkara sebelum nantinya dikirim ke kejaksaan.
“Dalam waktu dekat kami akan panggil yang bersangkutan sebagai tersangka. Kami akan panggil dia sebagai tersangka minggu depan, lalu kemudian kami lengkapi administrasi berkas perkara untuk kami kirim ke kejaksaan,” ujar Yakobus.
Polres Sumba Barat Daya juga menegaskan perkara tersebut mendapat perhatian serius karena berkaitan dengan dugaan kejahatan terhadap perempuan.
“Yang jelas kita sangat atensi, karena kasus-kasus kejahatan terhadap perempuan itu kita sangat atensi. Kami sangat serius untuk menangani kasus itu dan kami berkomitmen untuk menangani dengan baik,” tegasnya.


