Waingapu.Com-Dini hari yang biasanya tenang di RT 02 Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, NTT sontak berubah menjadi malam penuh kepanikan dan berujung duka nan pilu. Kobaran api yang muncul dari sebuah kios sayur dan BBM eceran tidak hanya menghanguskan bangunan kecil di pinggir jalan, tetapi juga merenggut empat nyawa sekaligus.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 02.30 WITA, Rabu (4/6/2026). Saat sebagian besar warga masih terlelap, api tiba-tiba membesar dan melalap bangunan berukuran sekitar 3×4 meter yang digunakan sebagai tempat usaha sekaligus tempat tinggal keluarga pemiliknya.
Warga yang pertama kali melihat kobaran api langsung berteriak meminta pertolongan. Dalam hitungan menit, sejumlah warga berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan api.
Namun kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan gedek membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian kios. Situasi semakin mengkhawatirkan karena bangunan tersebut diketahui menjual BBM eceran.
Warga berupaya memadamkan api menggunakan selang yang tersambung ke sumber air terdekat. Sayangnya, debit air yang kecil membuat upaya penyelamatan tidak berjalan maksimal.
Setelah api berhasil dijinakkan, suasana berubah menjadi duka mendalam. Empat jasad ditemukan di dalam puing bangunan yang telah hangus.
Korban diketahui adalah Kristianto Hurinday (32), istrinya Elisabeth Utu Lendi (31), putri mereka Stela Nday Ngana (8), serta keponakan mereka Aneta Widiyantari (2).
Menurut informasi yang dihimpun, pasangan suami istri tersebut ditemukan dalam posisi berdekatan. Sementara kedua anak ditemukan tidak jauh dari lokasi keduanya.
Warga yang menyaksikan proses evakuasi tampak tidak kuasa menahan kesedihan. Beberapa di antaranya bahkan memilih menjauh karena tidak sanggup melihat kondisi korban.
Aparat Polres Sumba Timur yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengamankan lokasi.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawa, mengatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait peristiwa ini. Tim telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian,” ujarnya ketika dikonfirmasi paska melakukan kunjungan ke lokasi juga mengunjungi keluarga duka.(ped)


