Waingapu.Com-Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polres Sumba Timur mulai memetakan sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.
Langkah ini dilakukan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai bagian dari persiapan Operasi Ketupat Turangga 2026.
Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa melalui Kasatlantas Polres Sumba Timur AKP Rahmat Agus Ibrahim mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menciptakan situasi aman sebelum puncak arus mudik terjadi.
“Kami melakukan KRYD untuk memetakan lokasi trouble spot dan black spot sehingga bisa dilakukan langkah pencegahan lebih awal,” ujar Rahmat.
Selain memantau jalur lalu lintas, aparat kepolisian juga menertibkan berbagai potensi gangguan keamanan di masyarakat.
Sasaran kegiatan tersebut meliputi penertiban perjudian, minuman keras, prostitusi hingga penyalahgunaan narkoba.
“Pengawasan terhadap peredaran petasan juga kami lakukan agar tidak mengganggu ketertiban masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri,” kata Rahmat.
Tak hanya itu, polisi juga memastikan distribusi kebutuhan pokok masyarakat tetap berjalan lancar menjelang Lebaran.
Menurut Rahmat, stabilitas distribusi sembako sangat penting karena kebutuhan masyarakat biasanya meningkat selama periode tersebut.
Di sisi lain, kepolisian juga mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang akan bepergian selama libur panjang.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang sebelum berangkat mudik.
“Pastikan kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan,” ujarnya.
Rahmat juga mengingatkan pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas demi menghindari risiko kecelakaan di jalan.
“Selalu tertib berlalu lintas dan jadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam perjalanan,” tegasnya.(ion)







