Saat memberikan pengarahan, Mohammad Syafii mengingatkan warga agar tidak memaksakan diri untuk kembali ke rumah yang mengalami kerusakan sebelum dilakukan pemeriksaan oleh petugas.
Ia menegaskan bahwa ancaman gempa susulan masih mungkin terjadi sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. “Kabupaten Manggarai Timur merupakan salah satu wilayah yang cukup parah terdampak gempa. Kami terus berupaya memastikan operasi pencarian dan pertolongan berjalan maksimal untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Selain memberikan imbauan, Kabasarnas juga mengajak masyarakat untuk saling membantu dan memperkuat solidaritas selama masa pemulihan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, petugas SAR, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan bencana.
Pemerintah berharap keberadaan posko pengungsian dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi pusat koordinasi pelayanan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa bumi di Flores.(wyn)



