Jakarta, Waingapu.Com – Program Stimulus Ekonomi Nasional berupa diskon 30 persen tiket kapal penumpang PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Hingga 21 Juli 2026, sebanyak 660.654 penumpang telah memanfaatkan program tersebut atau sekitar 96 persen dari total kuota penerima manfaat yang disiapkan sebanyak 693.690 penumpang.
Tingginya minat masyarakat membuat kuota program kian menipis. PT PELNI mengingatkan masyarakat yang masih berencana bepergian menggunakan kapal laut agar segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi sebelum kuota diskon habis.
Program stimulus pemerintah ini berlaku untuk pembelian tiket sejak 6 Juni hingga 15 Agustus 2026 dengan periode keberangkatan mulai 20 Juni sampai 15 Agustus 2026. Potongan harga sebesar 30 persen diberikan untuk tiket kelas ekonomi di seluruh trayek kapal penumpang PELNI.
Berdasarkan data perusahaan, hingga 21 Juli 2026 total realisasi penumpang untuk periode keberangkatan tersebut telah mencapai 690.905 orang. Capaian ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah dan meningkatnya kepercayaan publik terhadap transportasi laut nasional.
Sekretaris Perusahaan PT PELNI (Persero), Ditto Pappilanda, mengatakan tingginya tingkat penyerapan kuota menjadi bukti bahwa program stimulus ekonomi pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Hingga saat ini, kuota penerima manfaat telah terserap sekitar 96 persen dan hanya menyisakan sekitar 4 persen. Kami mengimbau masyarakat yang masih berencana melakukan perjalanan menggunakan kapal PELNI agar segera memesan tiket melalui kanal penjualan resmi sebelum kuota terpenuhi,” ujar Ditto.
Menurutnya, kebijakan diskon tarif tidak hanya membantu masyarakat memperoleh biaya perjalanan yang lebih terjangkau, tetapi juga mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai daerah yang dilayani armada PELNI.







