Puluhan Alat Berat Didatangkan dari Jakarta ke Palakahembi, Proyek Tambak Udang Raksasa Sumba Timur Dipacu Meski Ganti Rugi Lahan Belum Cair

oleh
Sebagian alat berat yang didatangkan dari Jakarta guna mendukung pekerjaan Proyek Tambak Udang Modern di Palakahembi, Sumba Timur, NTT (Foto: Waingapu.Com)

Waingapu.Com – Pembangunan proyek tambak udang modern dan terintegrasi di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berprogres positif. Hal itu ditandai dengan kedatangan puluhan alat berat yang didatangkan langsung dari Jakarta untuk mendukung pekerjaan konstruksi di kawasan proyek.

Tambahan peralatan tersebut tiba menggunakan kapal khusus dan langsung disiapkan untuk memperkuat berbagai pekerjaan lapangan. Langkah ini menunjukkan komitmen Kerja Sama Operasi (KSO) tetap melanjutkan pembangunan, meskipun pembayaran ganti rugi lahan kepada warga masih menunggu penyelesaian administrasi.

Project Construction Manager PT Adhi Karya, Abdul Kadir, mengatakan percepatan pembangunan menjadi prioritas agar target penyelesaian proyek dapat dicapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Menurutnya, hingga Senin (20/7/2026), progres fisik pembangunan telah mencapai 4,87 persen. Persentase tersebut terus meningkat seiring bertambahnya tenaga kerja dan dukungan peralatan konstruksi yang kini berada di lokasi proyek. “Progress pembangunan tetap berjalan. Saat ini sudah mencapai 4,87 persen,” ujar Abdul Kadir kepada wartawan.

Ia menjelaskan, kapal khusus yang bersandar membawa berbagai peralatan berat yang akan langsung dioperasikan di area pembangunan tambak udang modern.

“Kemarin sudah tiba kapal khusus langsung dari Jakarta yang membawa 47 unit alat berat, di antaranya 47 unit excavator, dump truck 10 roda sebanyak 20 unit, bulldozer tiga unit, vibro tiga unit, dan mobil operasional,” jelas Abdul Kadir.