Mobil Dinas Taman Nasional Matalawa Terguling ke Jurang 50 Meter di Tanarara, Tiga Orang Luka Berat

oleh
Jurang sedalam 50 meter di jalur Tanarara, Kabupaten Sumba Timur ini minta korban satu mobil Taman Nasional Matalawa-Foto Kolase: istimewa

Waingapu.Com-Pagi yang tenang di jalur perbukitan Tanarara mendadak riuh setelah sebuah mobil dinas milik Balai Taman Nasional Matalawa terjun bebas ke jurang, Senin (1/9/2025). Insiden itu terjadi sekitar pukul 07.00 WITA dan mengakibatkan tiga penumpangnya mengalami luka berat.

Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa melalui Kapolsek Matawai Lapawu, Ipda Abubakar Sola Masriki yang dihubungi wartawan media ini menjelaskan, mobil double gardan dengan nomor polisi ED 9028 WA itu dikemudikan Nabil Dio Syaputra. Bersamanya ada dua pegawai lain, Gotvan Nazir dan Jemima Revalina Lau.

“Diduga, sopir kehilangan kendali di jalur yang menanjak dan berliku tajam, sehingga mobil terguling dan masuk jurang sedalam hampir 50 meter di Desa Katiku Luku. Ketiga korban mengalami patah tulang di tangan dan kaki. Saat ini sudah dilarikan ke Puskesmas Tanarara,” urai Abubakar.

Peristiwa itu sempat membuat arus lalu lintas Waingapu–Tanarara macet. Sejumlah kendaraan harus berhenti menunggu proses evakuasi mobil dan korban yang cukup dramatis. Warga sekitar bahu-membahu membantu aparat dan petugas mengevakuasi korban.

Kecelakaan ini cepat menyebar di media sosial. Foto-foto kondisi mobil ringsek dan proses evakuasi ramai dibagikan warganet, memunculkan gelombang simpati sekaligus peringatan soal risiko berkendara di jalur Tanarara.

Tanarara dikenal dengan lanskap savana indah, tetapi jalannya yang berliku dan menurun curam sering kali jadi jebakan bagi pengendara. Faktor kecepatan dan kondisi kendaraan kerap memicu kecelakaan.(ion)

Komentar