Yudiwanto, Korban Lakalantas Mobil Dinas Kapolsek Beri Kesaksian: Mobil Polisi Seret Kami ke Kiri

oleh
Situasi beberapa detik paska terjadinya Lakalantas Mobil Dinas Kapolsek Kota Waingapu tabrak pemotor dan juga bengkel tambal ban di bilangan jembatan Payeti (Foto: tangkapan layar)

Waingapu.Com-Korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil dinas Kapolsek Kota Waingapu akhirnya buka suara. Yudiwanto Edi membantah dirinya menyalip kendaraan polisi sebelum tabrakan terjadi di tikungan Jembatan Payeti, Minggu (24/5/2026).

Dari kediamannya usai jalani terapi pijat tradisional, Yudiwanto menegaskan kecelakaan terjadi karena mobil dinas yang dikemudikan Ipda Nathan Kuri tidak kembali mengambil jalur kanan setelah menikung.

“Jadi kita sama-sama belok pada saat itu, tapi itu mobil Polisi tidak balas lagi ke kanan, hanya terus ke kiri sehingga kenalah motor kami,” tegas Yudiwanto dari bali telpon, Minggu (24/5/2026) malam lalu.

Akibat benturan tersebut, Yudiwanto mengalami patah kaki kiri dekat lutut. Sementara istrinya, Muhaeni A. Waluwandja, mengalami syok berat.

Yudiwanto mengatakan dirinya bersama sang istri saat itu baru pulang dari ibadah Minggu pagi dan melintas dari arah Jembatan Payeti menuju pusat Kota Waingapu.

Saat memasuki tikungan, mobil dinas polisi berada di samping sepeda motor mereka. Namun beberapa detik kemudian kendaraan tersebut justru bergerak terus ke kiri hingga menyerempet motor.

“Kalau saya nyalip tentu bisa saja lebih parah dari ini kondisi saya,” ujarnya.

Benturan keras membuat dirinya bersama istri terjatuh di badan jalan. Sementara mobil dinas polisi kehilangan kendali dan naik ke trotoar sebelum menghantam bengkel tambal ban milik warga.

Empat warga yang sedang duduk di bengkel ikut menjadi korban. Mereka mengalami luka lecet dan syok akibat tabrakan mendadak tersebut.

“Saya hanya dengar orang teriak-teriak. Setelah jatuh saya tidak bisa berdiri lagi karena kaki sakit sekali,” katanya.

Kecelakaan itu langsung mengundang perhatian warga sekitar. Petugas Satlantas Polres Sumba Timur bersama warga kemudian mengevakuasi seluruh korban ke Rumah Sakit Kristen Lindimara Waingapu.

Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung pihak kepolisian.

“Kami bertanggung jawab penuh terhadap korban dan kerusakan yang terjadi,” kata Kapolres.

Saat ini Satlantas Polres Sumba Timur masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan mobil dinas tersebut.(ion)