Waingapu.Com-Sebanyak 620 mahasiswa Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba resmi dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun 2026. Ratusan mahasiswa tersebut akan mengabdi di 40 lokasi yang tersebar di empat kabupaten di Pulau Sumba dengan membawa tema “Desa Wirausaha Terintegrasi”.
Prosesi pelepasan berlangsung di pelataran Kampus Unkriswina Sumba, Jumat (26/6/2026), dipimpin langsung Rektor Unkriswina Sumba, Umbu Ho Ara, didampingi jajaran pimpinan universitas serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Program KKN Reguler tahun ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan riil masyarakat desa maupun jemaat Gereja Kristen Sumba (GKS).
LPPM Unkriswina Sumba menilai KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk membangun kepemimpinan, kepekaan sosial, kemampuan beradaptasi, hingga menciptakan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Kepala Devisi Pengabdian kepada Masyarakat Unkriswina Sumba, Marten Umbu Nganji, mengungkapkan jumlah peserta KKN tahun ini mengalami cakupan pengabdian yang cukup luas. “Peserta KKN Tahun 2026 berjumlah 620 mahasiswa yang tersebar di 40 lokasi sasaran, terdiri atas 34 desa dan enam jemaat Gereja Kristen Sumba. Lokasinya tersebar di empat kabupaten di Pulau Sumba dan didampingi 40 dosen pembimbing lapangan,” ujar Marten.
Ia menjelaskan, dari 40 lokasi tersebut, sebanyak 26 berada di Kabupaten Sumba Timur, enam lokasi di Kabupaten Sumba Tengah, empat lokasi di Kabupaten Sumba Barat dan empat lokasi lainnya berada di Kabupaten Sumba Barat Daya.
Menurut Marten, penyebaran mahasiswa di empat kabupaten tersebut bertujuan memperluas dampak program pengabdian sekaligus memberi pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menghadapi karakter masyarakat yang berbeda-beda.
Sementara itu, Ketua LPPM Unkriswina Sumba, Nurbeti Tarigan, mengatakan seluruh mahasiswa akan menjalankan program-program yang telah dirancang agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Program KKN tahun ini memiliki lima program kerja utama yang diharapkan mampu mendukung pengembangan masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan. Kami berharap setiap mahasiswa mampu mengimplementasikan program tersebut sehingga benar-benar memberi kontribusi nyata di tengah masyarakat,” kata Nurbeti.
Rektor Unkriswina Sumba, Umbu Ho Ara, berharap seluruh mahasiswa menjaga semangat pengabdian selama berada di lokasi KKN.”Mahasiswa harus menjadi contoh yang baik dan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk membantu masyarakat menjawab berbagai persoalan yang ada di desa maupun jemaat,” tegas Umbu Ho Ara.
Ia juga mengingatkan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater serta meninggalkan kesan positif selama menjalankan pengabdian.
“Jadilah duta promosi kampus di desa-desa dan jemaat sehingga semakin banyak masyarakat mengenal Unkriswina Sumba. Jagalah nama baik diri sendiri maupun almamater dan tinggalkan kesan yang baik selama berada di lokasi KKN,” pesannya.







