AKBP Richard Pimpin Polres Sumba Tengah, Kapolres Sumba Timur Bergeser Ke Polres Ngada

oleh
Pergeseran pimpinan Polri di sejumlah Kabupaten se-NTT diharapkan bisa hadirkan penyegaran dan layanan pada masyarakat jadi lebih baik (Foto: ilustrasi istimewa)

Jakarta, Waingapu.Com-Mabes Polri resmi menunjuk AKBP Richard. sebagai Kapolres pertama Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyusul pembentukan Polres Sumba Tengah sebagai satuan kewilayahan baru. Penunjukan tersebut bersamaan dengan rotasi kepemimpinan di Polres Sumba Timur dalam mutasi besar-besaran terhadap 1.121 personel Polri.

Pembentukan Polres Sumba Tengah menjadi salah satu kebijakan strategis Kapolri dalam memperkuat pelayanan kepolisian di wilayah yang terus berkembang. Kehadiran Polres baru itu diharapkan memangkas rentang kendali pelayanan kepolisian sekaligus meningkatkan efektivitas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

AKBP Richard, yang sebelumnya menjabat Kasubbidyankom Bid Tik Korbrimob Polri tentunya akan mencatat sejarah sebagai sosok yang memimpin Polres Sumba Tengah sejak institusi tersebut resmi dibentuk.

Penunjukan AKBP Richard menandai babak baru pelayanan kepolisian di Kabupaten Sumba Tengah. Selama ini, wilayah tersebut berada di bawah wilayah hukum Polres Sumba Barat yang dinahkodai oleh AKBP Yohanis Nisa Pewali, sehingga berbagai layanan kepolisian masih terpusat di kabupaten tetangga.

Dengan berdirinya Polres sendiri, masyarakat Sumba Tengah diharapkan memperoleh pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan mudah dijangkau, baik dalam penanganan perkara pidana, pelayanan administrasi kepolisian, maupun upaya pemeliharaan kamtibmas.

Selain menghadirkan Polres baru, mutasi juga membawa perubahan kepemimpinan di Polres Sumba Timur. AKBP Gede Harimbawa mendapat promosi jabatan sebagai Kapolres Ngada setelah memimpin Polres Sumba Timur.

Posisi Kapolres Sumba Timur kini dipercayakan kepada AKBP I Kadek Hery Cahyadi, yang sebelumnya menjabat Kasubdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda NTT. Pengalaman panjangnya di bidang reserse diharapkan mampu memperkuat penegakan hukum sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Sumba Timur.

Rotasi di Pulau Sumba menjadi bagian dari mutasi besar yang juga menyasar sejumlah Kapolres di wilayah NTT, di antaranya Kupang, Flores Timur, Ngada, Timor Tengah Selatan, Rote Ndao, serta Kapolresta Kupang Kota.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Selain melakukan rotasi jabatan, Polri juga membentuk empat Polres Tipe D baru di Indonesia, yakni Polres Sumba Tengah, Polres Padang Lawas Utara, Polres Konawe Kepulauan, dan Polres Banggai Laut. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian struktur organisasi terhadap perkembangan wilayah dan kebutuhan pelayanan masyarakat.(ion)