Pertamina juga memastikan ketahanan stok BBM di wilayah Reo masih mencukupi. Stok Avtur diperkirakan bertahan hingga sembilan hari, Biosolar enam hari, Pertamina Dex empat hari, Pertamax lima hari, dan Pertalite lima hari.
Data tersebut menjadi indikator bahwa distribusi energi di Flores masih berada dalam kondisi terkendali meskipun bencana gempa bumi terjadi.
Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena stok energi masih tersedia dan terus dipantau secara berkala.
Tag: Gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (15/8/2026), tidak hanya memicu kepanikan masyarakat, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah terdampak.
Menjawab kekhawatiran tersebut, PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa pasokan energi di wilayah terdampak masih dalam kondisi aman. Perusahaan pelat merah itu juga terus melakukan pemantauan terhadap seluruh sarana dan fasilitas distribusi energi di Flores.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, seluruh lembaga penyalur BBM di Kabupaten Sikka, Nagekeo, Manggarai Raya, dan sejumlah wilayah terdampak lainnya tidak mengalami kerusakan pada fasilitas utama. Informasi tersebut disampaikan Pertamina dalam keterangan resminya.
Meski demikian, Pertamina mengambil langkah antisipatif dengan menghentikan sementara operasional di beberapa lembaga penyalur hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada risiko yang dapat membahayakan masyarakat maupun pekerja di lapangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam situasi kebencanaan.
“Pertamina menyampaikan keprihatinan atas gempa yang terjadi di NTT. Kami terus melakukan pengecekan dan memastikan seluruh sarana penyaluran BBM dalam kondisi aman,” kata Ahad.
Pertamina juga memastikan ketahanan stok BBM di wilayah Reo masih mencukupi. Stok Avtur diperkirakan bertahan hingga sembilan hari, Biosolar enam hari, Pertamina Dex empat hari, Pertamax lima hari, dan Pertalite lima hari.
Data tersebut menjadi indikator bahwa distribusi energi di Flores masih berada dalam kondisi terkendali meskipun bencana gempa bumi terjadi.
Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena stok energi masih tersedia dan terus dipantau secara berkala.




