Humba Cup IV 2026 Jadi Magnet Wisata, Sumba Timur Perkenalkan Budaya Kuda ke Tingkat Nasional

oleh
Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, secara resmi membuka ajang tahunan yang diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia(Foto Kolase: Kominfo ST/Waingapu.Com)

Waingapu.Com – Pacuan Kuda Humba Cup IV 2026 kembali membuktikan bahwa tradisi dapat menjadi kekuatan besar dalam menggerakkan sektor pariwisata. Digelar di Arena Pacuan Kuda Rihi Eti Prailiu, Kabupaten Sumba Timur, Selasa (18/8/2026), kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi sarana promosi budaya kepada masyarakat nasional.

Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, secara resmi membuka ajang tahunan yang diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejak awal pembukaan, atmosfer budaya sangat terasa. Derap kuda yang beradu cepat di lintasan menjadi daya tarik utama yang menyedot perhatian masyarakat.

Pacuan kuda di Sumba selama ini tidak sekadar dipandang sebagai olahraga. Tradisi tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun.

Yonathan Hani menegaskan bahwa budaya berkuda merupakan salah satu identitas yang melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Sumba.

Menurutnya, kekayaan budaya menjadi modal penting dalam memperkenalkan daerah kepada wisatawan. “Kita tidak dikenal hanya karena alamnya yang indah tetapi ada kekayaan budaya, atraksi budaya termasuk kuda,” kata Yonathan Hani.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah mulai memanfaatkan kegiatan budaya sebagai instrumen promosi pariwisata.