Operasi Kolaboratif Polisi Sumba Berbuah Hasil: Sindikat Curanmor Lintas Wilayah Tersungkur

oleh
TSK Curanmor lintas Kabupaten berhasil dibekuk aparat Polres Sumba Timur dan Polres SBD-Foto: istimewa

Waingapu.Com-Sinergi aparat kepolisian lintas wilayah kembali terbukti efektif. Koordinasi intensif antara Polres Sumba Timur dan Polres Sumba Barat Daya (SBD) berhasil menumbangkan sindikat pencurian kendaraan bermotor yang selama ini berpindah-pindah lintas kabupaten.

Kasus ini mencuat setelah Unit Resmob Polres Sumba Barat Daya mengamankan satu unit motor Honda B-Street dari tangan ML (15). Setelah ditelusuri, motor tersebut ternyata berasal dari laporan curanmor di wilayah Polres Sumba Timur.

Informasi itu kemudian langsung dikaitkan dengan serangkaian laporan kehilangan motor sejak Oktober 2025. Polres Sumba Timur merespons cepat dengan mengirim tim Resmob untuk pengembangan kasus.

Hasilnya tidak sia-sia. Seorang pelaku lain, AB (15), berhasil diamankan bersama motor curian. Dari sinilah mata rantai sindikat perlahan mulai terurai.

Pada operasi gabungan yang dilakukan Minggu, 11 Januari 2026, polisi kembali menemukan empat motor tambahan dari berbagai lokasi berbeda. Bahkan dua pelaku lain juga ikut diamankan dalam operasi tersebut.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawa, menyebut keberhasilan ini menjadi bukti pentingnya kerja kolaboratif kepolisian dalam menangani kejahatan lintas wilayah. “Koordinasi yang baik adalah kunci keberhasilan operasi ini,” katanya.

Menurutnya, kejahatan saat ini tidak lagi mengenal batas administratif wilayah. Karena itu, kerja sama antarpolres menjadi strategi wajib untuk menutup ruang gerak pelaku.

“Kejahatan lintas wilayah hanya bisa dilawan dengan kerja lintas wilayah pula. Ini yang kami lakukan, dan hasilnya bisa dilihat hari ini,” tegas Kapolres.

Selain mengungkap pelaku, keberhasilan ini juga menumbuhkan kembali rasa percaya masyarakat terhadap kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan. Polisi memastikan patroli dan pemantauan tetap akan ditingkatkan.

Ia juga menegaskan komitmen kepolisian memerangi curanmor hingga ke akar. “Kami tidak akan berhenti di sini. Ini bukan akhir, tetapi awal dari penindakan yang lebih tegas,” ujarnya.

Saat ini, seluruh barang bukti dan pelaku sudah berada di Polres Sumba Timur untuk proses hukum lanjutan.(ion)

Komentar