Peduli Kesehatan Masyarakat, Pemkab. Sumba Barat Sambut Universal Health Coverage (UHC)

oleh -54 views
BPJS

Sumba Barat, Jamkesnews – Salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat dalam melindungi warganya adalah dengan memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat. Dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama Universal Health Coverage (UHC) antara Kabupaten Sumba Barat dengan BPJS Kesehatan Cabang Waingapu, Rabu (13/04/2022) bertempat di ruang rapat Bupati Sumba Barat resmi mencapai UHC terhitung per April 2022.

Perjanjian kerja sama Universal Health Coverage ditandatangani langsung oleh Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH di dampingi oleh para pemangku kepentingan utama Kabupaten Sumba Barat dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Waingapu, Syafrizal,  beserta Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Otnial Penun serta Kepala Bidang P4 Cabang Waingapu Gede Putu Adi Wiranatha.

Baca Juga:  Mochamad Ingatkan Pentingnya Program JKN-KIS Untuk Lansia

Ditemui seusai penandatanganan, Syafrizal menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian UHC Pemda Kabupaten Sumba Barat saat ini. 

“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan lancar. Saya salut akan sinergi dan kolaborasi  dengan Pemda Sumba Barat atas perhatian dan kepeduliannya  akan kesehatan masyarakat. Kami akan terus bersinergi bersama dalam upaya – upaya perbaikan kualitas pelayanan serta data kepesertaan agar seluruh peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dapat terlayani dengan baik di Fasilitas kesehatan yang berada di kabupaten Sumba Barat,” tandasnya.

Di sela pembicaraan,  Otnial Penun menyampaikan capaian ini merupakan buah kerja keras seluruh pihak sehingga UHC bisa tercapai.Dalam perjalanannya,  sebut dia pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Lebih lanjut, ia turut menyebutkan capaian sementara jumlah yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS saat penandatanganan hari ini. 

Baca Juga:  Perbaharui Data JKN-KIS Mudah dan Cepat dengan Pandawa 

“Saat ini sudah mencapai 161.140 jiwa atau 107,68% dengan pemetaan sebagai berikut, segmen PBI APBN 122.956 jiwa, segmen PPU 19.521 jiwa, segmen PBI APBD 14.563 jiwa, segmen PBPU 2.230 jiwa dan segmen BP 1.870 jiwa .penduduk yang ter-cover JKN-KIS. Angka ini belum final karena akan terus bertambah sesuai update nanti,” urainya.

“Lewat prestasi ini, kami bersama Pemerintah berharap agar pemerataan kesejahteraan semakin meningkat. Tentu ini wujud komitmen dari kami untuk terus memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan ini di tutup dengan pemberian plakat dan piagam sebagai puncak peresmian wilayah yang berhasil UHC. Syafrizal mengingatkan jika capaian ini bukan menjadi akhir dari sebuah perjalanan. Menurutnya, masih banyak hal lain yang juga harus ditingkatkan demi terus meningkatkan kualitas layanan. “Tentu kami akan terus kawal agar lini per lini menjadi lebih optimal. Terima kasih untuk seluruh pihak yang sudah membantu. Semoga capaian ini menjadi semangat untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (DM/dn)

Baca Juga:  Ini Penjelasan BPJS Tentang Rasionalisasi Iuran

Komentar