, ,

Ratusan Anak NTT Sakit Usai Konsumsi Menu MBG di Sekolah, Ombudsman Minta Evaluasi Total

oleh
Sejumlah siswa dilarikan ke Rumah Sakit diduga keracunan menu MBG usai disantap-Foto: Tangkapan Layar

Kupang, Waingapu.Com-Alih-alih menjadi penopang kesehatan anak-anak sekolah, program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru menjadi ‘momok’ baru bagi para orang tua di NTT. Ratusan siswa dari Kota Kupang hingga Tambolaka dilaporkan keracunan usai mengonsumsi makanan yang disediakan oleh program nasional ini.

Salah satu kasus terbesar terjadi di SMPN 8 dan SDN Tenau, Kupang, dengan lebih dari 140 siswa jatuh sakit. Di Tambolaka, 75 siswa dari tiga sekolah menengah turut terdampak. Ombudsman Republik Indonesia pun mendesak pemerintah untuk tidak anggap enteng kejadian ini.

“Ini menyangkut hak anak untuk mendapat pelayanan publik yang aman. Keracunan ini tidak bisa dianggap insiden biasa,” tegas Darius Beda Daton dari Ombudsman RI Perwakilan NTT.

Darius menyebut kejadian ini menunjukkan ketidakpatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), mulai dari bahan baku, pengolahan, hingga distribusi makanan. Ia menyayangkan lemahnya pengawasan yang justru membahayakan generasi penerus bangsa.

“Program MBG harus tetap berjalan, tapi harus diawasi ketat. SOP harus jadi pelindung, bukan sekadar dokumen,” katanya.(wyn)

Komentar