SK Kepengurusan UTIPRO Sumba Timur, Resmi Diserahkan Ke Dispora

oleh -162 views
Penyerahan SK Pengurus UTIPRO

Waingapu.Com – Siti A. Wungo selaku Ketua harian Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTIPRO) Kabupaten Sumba Timur (Sumtim) – NTT, akhirnya resmi memasukan SK Kepengurusan untuk periosde 2019 – 2023 ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dipora)setempat. Penyerahan SK itu diterima langsung oleh Kadispora, Jusuf Waluwanja yang didampjngi sejumlah pejabat terkait di kantornya, Senin (10/02) siang kemarin.

“Kami senang sudah bisa menyerahkan SK Kepengurusan UTIPRO, kepada Kadispora. Kami harapkan dengan adanya SK ini dan telah pula diserahkan ke Dispora, bisa menepis anggapan pihak-pihak yang sekiranya menilai kami UTIPRO di Sumba Timur belum resmi berdiri. Sekarang kami sudah kantongi SK dan kami akan lebih fokus untuk berlatih dan mempersiapkan atlit-atlit untuk hadapi kejuaraan daerah maupun nasional yang telah ada di depan mata,” tandas Siti A. Wungo yang juga jurnalis VIVA Group itu, kepada media ini, ketika dihubungi media ini, Senin (10/02) malam kemarin.

Baca Juga:  WNA Tiongkok Dibekuk Aparat, Pasca Tipu Warga Umalulu
Taekwondo

Dalam SK kepengurusan UTIPRO sumtim itu, sejumlah nama dipercaya masuk dalam komposisi kepengurusan. Kapolres Sumtim, didapuk menjadi penasehat, sedangkan Ali Umar Fadaq sebagai ketuanya, didampingi oleh Siti A. Wungo selaku ketua Harian, dan Dionisius Umbu Ana Lodu selaku wakil ketua harian. Diposisi sekretaris dipercaya Melkianus Albertho Heo, dan Bendahara satu Reynol Kopaloma didampingi bendahara dua, Chaerul Uman.

Terdapat enam seksi dalam kepenguran UTIPRO Sumtim, masing-masing seksi Hukum diketuai oleh Muhamad Yusuf didampingi oleh Akhmad K. Algadri, Seksi humas diketuai oleh Robertus Ropo didampingi oleh Farida Amaya. Sedangkan untuk Seksi UKT dipercayakan pada Abbas Said, Seksi Perwasitan pada Agil R. Sonjawa, Seksi Pelatihan dan pertandingan pada Mumamad Amin dan Seksi bimbingan prestasi pada Jimmy Taulo serta Harry Setyono. (ion-ped)

Baca Juga:  Dinsos Sumtim Curiga KIS Belum Optimal Tersalurkan

Komentar