Direncanakan 36 Jam di Waingapu, Kapal Pesiar MS Odyssey Siap Dongkrak Pariwisata Sumba Timur

oleh
GM PT Pelindo (Persero) Cabang Waingapu, Imam Haromain (Foto: Waingapu.Com)

Waingapu. Com-Pelabuhan Nusantara Waingapu kembali menjadi gerbang internasional bagi pariwisata Sumba Timur. Kapal pesiar mewah MS Odyssey dijadwalkan bersandar pada Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 08.00 WITA, membawa ratusan wisatawan mancanegara yang siap menjelajahi pesona Pulau Sumba.

General Manager PT Pelindo (Persero) Cabang Waingapu, Imam Haromain, memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci sukses kunjungan ini.

“Kami memastikan kesiapan penuh dalam menyambut kedatangan MS Odyssey. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata,” ujar Imam.

Kapal pesiar tersebut dijadwalkan bersandar selama 36 jam, jauh lebih lama dibandingkan kunjungan sebelumnya yang rata-rata hanya enam jam. Durasi ini diyakini akan memberikan kesempatan lebih luas bagi wisatawan untuk mengeksplorasi destinasi wisata di Sumba Timur.

Imam menambahkan, lamanya waktu sandar akan meningkatkan potensi belanja wisatawan. “Dengan durasi 36 jam, wisatawan memiliki waktu yang cukup untuk menjelajahi berbagai destinasi dan berinteraksi dengan masyarakat lokal, sehingga potensi perputaran ekonomi menjadi lebih besar,” katanya.

Kedatangan sekitar 305 wisatawan, sebagian besar berasal dari Australia, serta sekitar 150 kru kapal, diperkirakan akan membawa dampak ekonomi signifikan. Para wisatawan diharapkan membeli cendera mata seperti tenun ikat, menikmati kuliner lokal, serta menggunakan jasa transportasi dan pemandu wisata.

Dampak ekonomi tersebut tidak hanya dirasakan di area pelabuhan, tetapi juga menyebar ke berbagai sektor usaha kecil di Sumba Timur. Pelaku UMKM, agen perjalanan, hingga penyedia jasa transportasi diprediksi akan merasakan peningkatan pendapatan.

Pemerintah daerah juga optimistis kunjungan ini akan memperkuat citra Sumba sebagai destinasi wisata kelas dunia. Kepuasan wisatawan diharapkan menjadi promosi efektif yang mendorong kedatangan kapal pesiar lainnya di masa depan.

Selain aspek ekonomi, penyambutan wisatawan juga akan dimeriahkan dengan atraksi budaya lokal, termasuk tarian tradisional sebagai bentuk penghormatan kepada tamu internasional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumba Timur, Marolop Simanjuntak, menyatakan bahwa berbagai destinasi unggulan telah dipersiapkan untuk dikunjungi wisatawan selama berada di Waingapu.

“Waingapu menjadi pilihan utama karena memiliki beragam objek wisata menarik yang telah ditentukan oleh agen perjalanan. Kami ingin memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik selama berada di Sumba,” ungkap Marolop.

Dengan persiapan yang matang dan sinergi lintas sektor, kunjungan MS Odyssey diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan Pelabuhan Nusantara Waingapu menuju standar internasional serta membuka masa depan cerah bagi pariwisata Sumba Timur.(wyn)