Di sela peninjauan, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan yang sedang berlangsung. Menurutnya, proyek tersebut merupakan pekerjaan berskala besar yang memiliki dampak strategis bagi Indonesia.
“Ini pekerjaan raksasa, luasnya saja 2.150 hektar. Kalau di Jakarta itu kira-kira lima kalinya Pondok Indah,” kata Zulkifli Hasan kepada wartawan.
Saat meninjau salah satu lokasi pembangunan kolam tambak, Zulkifli Hasan kembali menegaskan bahwa proyek tersebut memiliki potensi besar dalam mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya pada sektor perikanan budidaya.
Ia optimistis kawasan tambak udang terintegrasi di Sumba Timur nantinya mampu meningkatkan produksi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar ekspor udang dunia.
Kehadiran tiga menteri di lokasi proyek juga menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk mengawal pembangunan PSN agar berjalan sesuai target dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dengan luas kawasan mencapai lebih dari 2.000 hektare, proyek Tambak Udang Terintegrasi di Kecamatan Pandawai diharapkan menjadi salah satu pusat budidaya udang modern yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumba Timur maupun Nusa Tenggara Timur.(ion)







