Pemkab Sumba Tengah Dorong Pengusutan Transparan Kematian Warga Maradesa Buntut Kericuhan di Polres Sumba Barat

oleh
Pemkab Sumba Tengah dan rombongan melayat ke rumah warga yang jadi korban buntut kericuhan di Polres Sumba Barat (Foto Kolase: istimewa)

Waibakul, Waingapu.com – Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah berharap proses hukum atas meninggalnya seorang warga Desa Maradesa dalam peristiwa kericuhan di Polres Sumba Barat dapat dilakukan secara baik dan transparan.

Harapan tersebut disampaikan setelah Sekda Sumba Tengah Bernardus B. Gela bersama sejumlah pejabat pemerintah daerah melayat ke rumah keluarga almarhum di Desa Maradesa, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Tengah, Rabu (16/9/2026).

Peristiwa kericuhan yang menewaskan warga Desa Maradesa tersebut terjadi di Polres Sumba Barat pada Selasa (15/9/2026) malam.

Dilansir FB Pemkab Sumba Tengah disebutkan bahwa, kunjungan jajaran Pemkab Sumba Tengah menjadi bentuk penyampaian belasungkawa sekaligus dukungan moril kepada keluarga yang sedang menghadapi kehilangan.

Dalam pertemuan itu, keluarga menyampaikan keinginan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui jalur hukum. Namun, keluarga terlebih dahulu akan memprioritaskan proses pengurusan jenazah dan pemakaman.

Setelah proses pemakaman selesai, keluarga menyatakan akan menempuh proses hukum serta meminta agar peristiwa tersebut diusut secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Keluarga juga meminta pemerintah daerah membantu memfasilitasi komunikasi dan koordinasi dengan Polres Sumba Barat terkait proses hukum yang akan ditempuh.