Titik Panas Sumba Sempat Tembus 65, Stasiun Meteorologi Kelas II Umbu Mehang Kunda Ingatkan Bahaya Karhutla

oleh
Dokumentasi kebakaran hutan dan lahan yang pernah terjadi di Pulau Sumba (Foto: Waingapu.com)

Perubahan jumlah titik panas dari hari ke hari menunjukkan pentingnya pemantauan berkelanjutan. Meski demikian, deteksi titik panas melalui satelit tidak otomatis memastikan bahwa seluruh titik merupakan kebakaran yang telah dikonfirmasi di lapangan.

Kebakaran hutan dan lahan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang luas. Selain merusak vegetasi, asap yang dihasilkan dapat menurunkan kualitas udara dan mengganggu kesehatan masyarakat.

Dampaknya juga dapat dirasakan sektor transportasi. BMKG mengingatkan bahwa penurunan jarak pandang mendatar berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu dan Bandara Lede Kalumbang.

Melalui siaran pers yang ditandatanganinya, Carles Alexander Tari mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, termasuk membakar padang rumput.

Masyarakat juga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya anak-anak, lansia, dan orang yang mengalami gangguan pernapasan.(ion)