Waingapu.Com – Upaya membangun generasi muda yang bebas dari penyalahgunaan narkotika terus digencarkan Polres Sumba Timur. Melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), kepolisian menggelar sosialisasi bertema “Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan NAPZA di Kalangan Pemuda” dalam rangka Youth Camp GPDI Se-Sumba Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Taman Wisata Londa Lima, Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kamis (2/7/2026), diikuti sekitar 400 pemuda gereja dari berbagai denominasi di Pulau Sumba. Sejak awal acara, peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.
Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata, mengatakan kalangan pemuda menjadi kelompok yang harus memperoleh perhatian serius dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, pemuda merupakan aset bangsa yang memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus calon pemimpin masa depan. Karena itu, mereka perlu dibekali pengetahuan yang memadai agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
“Pemuda gereja punya peran strategis. Kalian adalah agen perubahan. Melalui forum ini, kami ingin membekali adik-adik dengan pengetahuan tentang jenis NAPZA, dampak, sanksi hukum, serta cara menolak jika ditawari,” ujar Iptu I Gede Putu Parwata.
Dalam pemaparannya, Satresnarkoba menjelaskan berbagai jenis NAPZA, pola peredaran narkoba yang kini semakin berkembang, hingga modus operandi para pelaku yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menyasar generasi muda.







