5. INOVASI
| NO | PELAKSANAINOVASIDAERAH | INOVASI DAERAH | KETERANGAN |
| 41. | DINAS PENDIDIKAN KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA KABUPATEN SUMBA TIMUR | MANGGURU PAUD | Inovasi Mangguru PAUD merupakan sebuah terobosan DPKO yang bertujuan agar semua anak pada Pendidikan Usia Dini memperoleh pembelajaran yang tepat dari guru yang berkualitas. Inovasi Mangguru PAUD telah menghasilkan peningkatan kualitas pembelajaran pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Kabupaten Sumba Timur. Melalui program ini telah berhasil membina dan memperkuat kapasitas pendidik PAUD agar mampu menerapkan metode pembelajaran yang tepat, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan dalam keterampilan pedagogis guru PAUD, peningkatan partisipasi anak didik dalam proses belajar, serta terciptanya lingkungan belajar yang lebih stimulatif. Selain itu, adanya standar kualitas pengajaran yang lebih merata di berbagai satuan PAUD juga menunjukkan bahwa inovasi ini berdampak langsung pada pemerataan layanan pendidikan dasar, khususnya jenjang PAUD yang berkualitas. . |
| 42. | DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN SUMBA TIMUR | SUMBA TIMUR BACARITA | Sumba Timur Bacarita merupakan media yang potensial untuk dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan komunikasi publik, menyosialisasikan kebijakan, dan membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat. Toolsnya yang digunakan adalah Podcast. Dengan perencanaan yang matang dan konten yang menarik, podcast yang disajikan menjadi wadah sajian informasi, edukasi dan publikasi yang dapat menjadi alat yang efektif untuk mencapai tujuan-tujuan program kegiatan daerah. Inovasi ini dapat meningkatkan transparansi dalam pengelolaan pemerintahan dengan membuka akses informasi yang lebih luas kepada publik. Dengan konten yang berkualitas dan relevan, podcast dapat membantu pemerintah daerah membangun reputasi yang baik di mata masyarakat. Hasil inovasi ini bagi pendengar tentu akan bermanfaat sebagai salah satu acara untuk belajar. Pendengar bisa belajar dari informasi- informasi yang didapatkan selama mendengarkan sebuah konten Sumba Timur Bacarita. |
| 43. | DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN SUMBA TIMUR | PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) MATAWAI AMAHU | Inovasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Matawai Amahu merupakan terobosan dalam memperkuat peran PPID sebagai garda terdepan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Sumba Timur. Tujuan inovasi ini adalah mempermudah masyarakat mengenal fungsi, peran, dan struktur kerja PPID serta meningkatkan pemahaman dan partisipasi publik dalam memperoleh informasi yang benar dan resmi. Keunggulan inovasi ini terletak pada penyampaian sajian informasi digital melalui https://ppidsumbatimurkab.wordpress.com/yang mudah diakses, terbuka dan mudah dipahami oleh semua kalangan. Hasil yang dicapai adalah meningkatnya akses dan permohonan informasi publik secara aktif, serta terbangunnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan informasi yang transparan,cepat, dan akuntabel. |
| 44. | DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN SUMBA TIMUR | PARAINGU PINGU | PARAINGU PINGU adalah wujud inovasi Smart City Kabupaten Sumba Timur yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Inovasi ini mengintegrasikan berbagai layanan sektor publik seperti administrasi, perizinan, informasi pembangunan, dan pelaporan masyarakat ke dalam satu platform digital berbasis data terbuka dan responsif. Inovasi ini selaras dengan kerangka Smart City menurut Kemenkominfo RI, yang mencakup 6 pilar utama, yaitu: smart government, smart branding, smart economy, smart living, smart society dan smart environment. Dampak inovasi ini diantaranya yakni: 1). Indeks SPBE Tahun 2024 mendapat Predikat Cukup (2,56); dan 2). Tersedianya dan berfungsinya aplikasi digital layanan publik yang dikembangkan oleh Dinas Kominfo dan digunakan secara luas oleh masyarakat dan perangkat daerah. |
| 45. | DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN SUMBA TIMUR | WEBSITE PEMDA SUMBA TIMUR | Inovasi pengelolaan website https://sumbatimurkab.go.id/ merupakan bagian integral dari pengembangan konsep Smart City di Kabupaten Sumba Timur, khususnya dalam dimensi smart governance yang menekankan transparansi, partisipasi publik, dan efisiensi layanan. Tujuan inovasi ini adalah meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis digital dengan menyediakan informasi publik yang akurat, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat. Keunggulan inovasi ini terletak pada pembaruan konten secara berkala, integrasi dengan sistem layanan digital daerah, dan desain antarmuka yang ramah pengguna. Hasil yang dicapai meliputi peningkatan interaksi masyarakat dengan pemerintah secara daring, penguatan akuntabilitas, serta dukungan nyata terhadap transformasi digital menuju pemerintahan yang cerdas, terbuka, dan adaptif. |
| 46. | DINASKOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN SUMBA TIMUR | JEJAK SUMBATIMUR | Jejak Sumba Timur adalah sebuah inovasi komunikasi publikyang dikembangkan sebagai media penyaluran informasi, dokumentasi, dan publikasi resmi dari berbagai kegiatan pemerintah daerah Kabupaten Sumba Timur. Inovasi ini diwujudkan dalam dua bentuk utama: buletin berkala cetak dan liputan dokumentasi digital. Berisi informasi aktual mengenai program pembangunan, pelayanan publik, agenda strategis, dan capaian SKPD di Kabupaten Sumba Timur. Liputan dokumentasi digital: Mengangkat potret program/kegiatan Pemda Sumba Timur hingga potret capaian kinerja yang diraih yang dikemas dengan narasi formal dan menarik. Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam pembangunan daerah, serta memperkuat branding dan identitas visual Kabupaten Sumba Timur di era digital. |
| 47. | DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN SUMBA TIMUR | STATISTIK SEKTORAL (PAMIARA DATA) | Inovasi Pamiara Data atau yang dikenal dengan Statistik Sektoral Kabupaten Sumba Timur merupakan upaya terobosan dalam memperkuat tata kelola data melalui kegiatan koordinasi, sinkronisasi, pengumpulan, pengolahan, analisis, dan diseminasi yang terintegrasi. Sub Kegiatan Statistik Sektoral telah dilaksanakan 100% dengan khusus dilakukan untuk pengolahan data stunting Kabupaten Sumba Timur. Tujuan inovasi ini adalah menyediakan data sektoral yang valid, akurat, dan mutakhir sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan berbasis bukti. Keunggulan inovasi ini terletak pada kolaborasi lintas sektor, pendekatan analisis spasial-temporal, serta penerbitan Buku Statistik Sektoral Tahun 2024 sebagai output utama, yangmenjadi referensi strategis dalam mendukung perumusan program pembangunan daerah yang tepat sasaran. |
| 48. | DINAS PERIKANAN KABUPATEN SUMBA TIMUR | BALAI BENIH IKAN LEWA ALIH KETERAMPILAN DAN SINERGI LEMBAGA PENDIDIKAN PERIKANAN (BBI LEWA ASIK KAN) | Inovasi BBI Lewa ASIK KAN merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui Dinas Perikanan dalam memperkuat kapasitas Balai Benih Ikan (BBI) Lewa sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan sektor perikanan. Inovasi ini bertujuan menjalin kemitraan antara BBI Lewa dengan sekolah menengah kejuruan (SMK) serta universitas dalam bidang perikanan dan agribisnis guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui praktik kerja lapangan, riset terapan, dan pelatihan budidaya ikan. Hasil dari inovasi ini berdampak signifikan bagi Sumba Timur, antara lain meningkatnya kompetensi siswa dan mahasiswa, tersedianya benih ikan unggul yang berkelanjutan, serta tumbuhnya wirausaha muda perikanan yang mendukung ketahanan pangan dan ekonomi lokal. |
| 49. | BAGIAN KERJA SAMA SETDA KABUPATEN SUMBA TIMUR | PELAYANAN SATU PINTU KERJA SAMA DAERAH DENGAN PIHAK KETIGA (PTSP KESADARAN PIKET) | Inovasi PTSP KESADARAN PIKET (Pelayanan Satu Pintu Kerja Sama Daerah dengan Pihak Ketiga) adalah solusi strategis untuk membangun sistem koordinasi yang efektif, efisien, dan terintegrasi. Inovasi ini bertujuan menciptakan pemahaman pemerkarsa/mitra kerja sama bahwa permohonan penawaran kerja sama harus disampaikan kepada Kepala Daerah sebagai penanggung jawab wilayah. Mekanisme layanan terpadu satu pintu mampu memfasilitasi proses inisiasi, pengajuan, verifikasi, pelaksanaan, dan pelaporan kerja sama secara akuntabel, dengan melibatkan perangkat daerah terkait dan pengawasan langsung dari kepala daerah. Lebih dari sekadar sistem administrasi, PTSP Kesadaran PIKET merupakan wujud nyata dari praktik good governance yang mendukung kolaborasi multipihak secara tertib dan transparan. Salah satu hasil nyata adalah tersusunnya dokumen kerja sama yang sah dan terstandar, baik dalam bentuk Kesepakatan Bersama, Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Memorandum of Understanding (Nota Kesepahaman atau Nota Kesepakatan), yang memudahkan koordinasi antarperangkat daerah serta mempercepat proses pelaksanaan program lintas sektor. |
| 50. | DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN SUMBA TIMUR | GRAND DESIGN PEMBANGUNAN KEPENDUDUKA N (GEN) SUMBA TIMUR | Inovasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) merupakan kerangka perencanaan strategis jangka panjang yang disusun untuk mengarahkan pembangunan kependudukan secara terpadu, berkelanjutan, dan berbasis data di Kabupaten Sumba Timur. Inovasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan lima pilar pembangunan kependudukan: kuantitas, kualitas, mobilitas, data dan administrasi kependudukan, serta pembangunan keluarga ke dalam kebijakan pembangunan daerah. Penyusunan GDPK Kabupaten Sumba Timur difasilitasi oleh Koalisi Kependudukan Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berkedudukan di Kupang. Proses penyusunan berjalan selama 3 (tiga) tahap yakni Tahap Pertama Tahun 2023, Sosialisasi Penyusunan, Tahap Kedua Tahun 2024, Proses penulisan dan penyusunan oleh Tim Koalisi Kependudukan yang difasilitasi oleh beberapa OPD yang terkait, dan Tahap Ketiga Tahun 2025, proses diseminasi dan finalisasi ini akan dilakukan penyesuaian dengan kondisi dan regulasi terkini yang pada akhirnya ditetapkan melalui Peraturan Bupati Sumba Timur. |
| 51. | BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH KABUPATEN SUMBA TIMUR | KLINIK INOVASI GEN ONE YOI | Inovasi Klinik Inovasi Gen One Yoi merupakan inovasi yang digagas oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Sumba Timur untuk memfasilitasi perangkat daerah dan masyarakat dalam merancang, mengembangkan, dan mematangkan ide-ide inovatif berbasis kebutuhan lokal. Tujuan dari inovasi ini adalah untuk mendorong terciptanya budaya inovasi di lingkungan pemerintahan dan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat solusi terhadap persoalan daerah, selaras dengan Instruksi Bupati Sumba Timur Nomor 502/Balitbangda.100/502/XII/2021 tentang Gerakan One Year One Innovation. Secara umum, Klinik Inovasi berdampak pada meningkatnya jumlah dan kualitas inovasi daerah, teridentifikasinya potensi lokal yang dapat dikembangkan, serta terciptanya ekosistem inovasi yang kolaboratif dan berkelanjutan bagi kemajuan Sumba Timur. |
| 52. | DESA WULLA KECAMATAN WULLA WAIJELU | RUMAH PANGAN LESTARI BEBAS LIMBAH | Inovasi Rumah Pangan Lestari Bebas Limbah di Desa Wulla, Kecamatan Wulla Waijelu, Kabupaten Sumba Timur merupakan pendekatan terpadu dalam pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya pangan secara berkelanjutan tanpa menghasilkan limbah, melalui pengelolaan sampah organik menjadi kompos dan pemanfaatan air bekas cucian untuk menyiram tanaman. Tujuan dari inovasi ini adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga, mengurangi ketergantungan pada bahan pangan dari luar, serta mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan. Secara umum, inovasi ini berdampak pada peningkatan gizi keluarga, pengurangan sampah rumah tangga, serta terciptanya lingkungan yang bersih dan produktif, yangmendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan di Sumba Timur. |
| 53. | KECAMATAN PAHUNGA LODU | PENINGKATAN EKONOMI RUMAH TANGGA MELALUI PROGRAM KEBUN, KOLAM, DAN KANDANG (KEKKANG) | Inovasi Peningkatan Ekonomi Rumah Tangga Melalui Program KEbun, Kolam dan KAndANG (KEKKANG) adalah program pemberdayaan keluarga melalui optimalisasi lahan pekarangan dengan konsep 3K, yaitu Kandang, Kolam, dan Kebun, yang dikelola oleh kelompok Dasawisma. Tujuan dari inovasi ini adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan, memperbaiki asupan gizi keluarga, serta menciptakan sumber pendapatan tambahan melalui integrasi ternak, budidaya ikan, dan tanaman pangan. Secara umum, inovasi ini memberikan dampak nyata bagi Sumba Timur dalam memperkuat ekonomi keluarga, membangun kemandirian pangan berbasis rumah tangga dan menekan angka stunting. |
| 54. | KECAMATAN PAHUNGA LODU | TIM MEDIASI BERBASIS COLLABORATIV E JUSTICE (PENYELESAIAN MASALAH DI TINGKAT DESA MELALUI TIM MEDIASI) | Inovasi Tim Mediasi (Penyelesaian Konflik Berbasis i) yakni pendekatan penyelesaian konflik sosial secara partisipatif yang melibatkan tokoh adat, tokoh agama, aparat desa, dan masyarakat dalam satu tim mediasi yang menjunjung prinsip keadilan kolaboratif. Tujuan dari inovasi ini adalah untuk menciptakan mekanisme penyelesaian konflik yang cepat, adil, dan berkelanjutan tanpa harus melalui jalur hukum formal yang memakan waktu dan biaya. Secara umum, inovasi ini telah meningkatkan harmonisasi sosial, memperkuat peran kelembagaan lokal, serta menjadi model penyelesaian konflik yang efektif dan berakar pada nilai-nilai lokal. |
| 55. | DESA MONDU KECAMATAN KANATANG | MONDU TINGKATKANPADes BERSAMA POKDARWIS KAKARUK LOKU (NGALA PADANGU) | Inovasi Ngala Padangu Desa Mondu adalah model pengelolaan wisata berbasis CBT melalui keterlibatan aktif Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kakaruk Loku Desa Persiapan Tanggedu dalam mengelola destinasi Air Terjun Tanggedu secara profesional dan berkelanjutan. Kerja sama yang dilakukan sebagai tindak lanjut dari adanya Peraturan Desa Mondu Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Obyek Wisata Alam Air Terjun Tanggedu. Tujuan dari inovasi ini adalah untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan potensi wisata lokal, meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), serta menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar. Secara umum, inovasi ini berdampak signifikan terhadap perekonomian desa, serta memperkuat tata kelola destinasi wisata berbasis kearifan lokal yang mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan. |
| 56. | KECAMATAN HAHARU | GERAKAN RAKYAT MENANAM (GERAM) | Inovasi Gerakan Rakyat Menanam (GERAM) yakni gerakan kolektif masyarakat yang mendorong pemanfaatan lahan tidur dan pekarangan untuk kegiatan menanam tanaman pangan dan hortikultura secara mandiri dan berkelanjutan. Tujuan dari inovasi ini adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga, memperbaiki kondisi lingkungan, serta membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Secara umum, inovasi GERAM telah mendorong perubahan pola pikir masyarakat terhadap pentingnya menanam, menurunkan ketergantungan pada pasokan pangan dari luar, serta memperkuat ketahanan pangan dan kelestarian lingkungankhususnya di Kecamatan Haharu. |
| 57. | PUSKESMAS BAING KECAMATAN WULLA WAIJELU | WAIJELU TANPA PARASIT (WTP) MALARIA | Inovasi Waijelu Tanpa Parasit (WTP) Malaria merupakan upaya inovatif Puskesmas Baing dalam penanganan endemi malaria di Kecamatan Wulla Waijelu. Inovasi ini bertujuan untuk menurunkan angka penularan malaria melalui strategi terpadu, seperti edukasi masyarakat, pembagian kelambu, pengendalian vektor, pemeriksaan dini, dan pengobatan yang tepat. Secara umum, inovasi ini telah berdampak signifikan dalam menekan kasus malaria, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit, serta memperkuat peran layanan kesehatan primer dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas malaria. Hal ini terbukti dimana di tahun 2023 terjadi penurunan jumlah kasus Malaria sebanyak 241 kasus atau menurun sebesar 64,24% dibanding tahun 2022. Selain dari itu inovasi WTP Malaria berhasil karena juga menerapkan Program Program Positif Wajib Rawat Inap (PORI) sebagai kebijakan koordinasi antara dokter dan kepala Puskesmas untuk melakukan pengawasan ketat terhadap ketaatan pasien minum obat meliputi Tepat waktu, Tepat cara dan Tepat dosis (3T). |
| 58. | PUSKESMAS MALAHAR-KECAMATAN TABUNDUNG | GERAKAN MINUM OBAT YOU SEHAT JIWA (GEMOY SEJIWA) | Inovasi GEMOY SEJIWA adalah sebuah langkah progresif yang diinisiasi oleh Puskesmas Malahar di Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, sebagai respon atas tantangan kesehatan jiwa yang masih terpinggirkan. Fokus utama dari inovasi ini adalah penanganan gangguan kejiwaan melalui pendekatan pendampingan intensif, pemantauan kepatuhan minum obat, dan pendekatan jemput bola kepada pasien Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tersebar di wilayah terpencil. Dengan kondisi geografis Kecamatan Tabundung yang berbukit, terjal, dan sulit dijangkau, tim GEMOY SEJIWA tidak hanya bertugas di dalam fasilitas layanan, tetapi secara aktif menjangkau langsung rumah pasien, untuk memastikan bahwa setiap pasien ODGJ tidak terputus dari layanan kesehatan, mencegah kekambuhan, serta meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarganya. Secara umum, inovasi GEMOI berdampak positif dalam menurunkan angka kasus kambuh, mengurangi stigma terhadap penderita gangguan jiwa, serta memperkuat peran layanan kesehatan primer dalam menangani isu kesehatan jiwa secara humanis dan berkelanjutan di Sumba Timur. |
6. PENUTUP
Demikian Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Kabupaten Sumba Timur Tahun Anggaran 2025 ini disusun secara sistematis sebagai bentuk pertanggungjawaban publik Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumba Timur.
Waingapu, 31 Maret 2026
Bupati Sumba Timur
Umbu Lili Pekuwali, ST., MT







