BAGIAN 9: RINGKASAN LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN SUMBA TIMUR TAHUN ANGGARAN 2025

oleh
oleh

5. INOVASI

NOPELAKSANAINOVASIDAERAHINOVASI DAERAHKETERANGAN
11.DINAS PERTANIAN DAN PANGAN KABUPATEN SUMBA TIMURGEOSPASIAL DAN TEMATIKLAHAN PERTANIAN (GEMALATANI)Aplikasi dan inovasi berbasis informasi geospasial dikembangkan oleh pemerintah daerah sebagai upaya penyediaan data dengan baik. Oleh karena itu sebagai bentuk pembinaan melalui pemanfaatan InformasiGeospasial dalam berbagai bidang khususnya penyelenggaraan kepemerintahan terus mendorong upaya-upaya yang lebih inovatif dalam penggunaan Informasi Geospasial dariberbagai sektor. hasil yang dicapai dengan adanya pengembangan informasi geospasial,petani dapat meningkatkan hasil produktivitaslahan pertanian denganpengelolaan yang berkelanjutan.
12.DINAS PERTANIAN DAN PANGAN KABUPATEN SUMBA TIMURSISTEM POLA TANAMDOUBLE TRACK PADA TANAMAN JAGUNG (SIPOLTAK MANJA)Inovasi sistem pola tanamam Double Track merupakan suatu teknik penanaman jagung dengan cara memanfaatkan ruang lahan petani melalui perbanyakan lubang tanam. Dalaminovasi ini sistem penanaman melalui sistem blok yang dibagi dalam dua blok dengan penanaman benih jagung 1 biji benih dalam satu lubang dengan jarak tanam 20 cm x 20 cmdalam baris dan 20 cm x 40 cm jarak antar baris, kemudian jarak antara blok adalah 70 -80 cm. Dari uraian di atas dapat digambarkanhasilnya adalah sebagai berikut: 1). Sebagian dari peserta merupakan petani milenial dandiharapkan petani milenial lebih mudah memahami materi yang disampaikan berkaitandengan sistem pola tanam double track pada tanaman jagung dan petani harus terus diberikan bimbingan secara rutin sehingga bisa menerapkan teknologi yang dianjurkansehingga hasil yang ditargetkan bisa tercapai. 2). Hasil ubinan produktivitas yang dicapai 4,5kwintal/ha dan luas lahan yang dipanen 5 ha,maka produksinya mencapai 22.5 ton perhektar. 3). Hasil yang diperoleh dari sistempola tanam double track ini yakni bulir jagung yang dihasilkan cukup bagus walau selama proses pertumbuhan terutama masa pembungaan debit hujan sedikit namun karenakondisi tanah dan lingkungan yang menunjang,sehingga jagung untuk benih dapat berproduksidengan baik.
13.DINAS PERTANIAN DAN PANGAN KABUPATEN SUMBA TIMURTEKNOLOGISISTEM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN PESTISIDA NABATI (TEMAN POC DAN PEDATI)Sebagian besar petani telah mengetahui POCini, tetapi masih jarang yang menggunakan POCsebagai pupuk di lahannya. Padahal, pupuk organik cair ini memiliki beberapa kelebihan. Kelebihan dari pupuk organik cair ini adalah unsur-unsur yang ada di dalam pupuk ini dapat dengan mudah diserap oleh daun tanaman (Indrajaya & Suhartini, 2018). hasil inovasi sebagai berikut: 1). Dari kegiatan wawancara yang dilakukan, diperoleh suatu hasil yang menjelaskan proses dalam pembuatan pupuk Organik Cair dan Pestisida Nabati yang dilakukan oleh peserta pelatihan yang melibatkan seluruh anggota kelompok Dasawisma dari masing-masing Desa (Desa Paranda dan Desa Laijanji). Dan dapat menjelaskan urutan proses pembuatannya dari awal bahan yang belum siap, diolah hingga akhir menjadi pupuk Organik cair dan pestisida nabati yang siap digunakan. 2). Para Peserta Kegiatan Demonstrasi Inovasi Teknologo Pembuatan POC dan Pestisida Nabati benar-benar tau, mau dan mampu dalam membuata POC dan Pestisida Nabati secara baik dan benar serta dapat mengaplikasikannya pada tanaman pertanian.
14.DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SUMBA TIMURJEMPUT BOLA PELAYANAN PENCATATAN KEMATIAN (JEMPOL CAMAT)Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan unsur pelaksana urusan pemerintahan di bidang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil yang menjadi kewenangan daerah melakukan terobosan dengan melaksanakan inovasi layanan berupa JEMPOL CAMAT, sehingga masyarakat yang mengalami kematian dapat langsung diterbitkan akta kematiannya dan dokumen kependudukan lainnya akibat dari terbitnya akta kematian seperti Kartu Tanda Penduduk serta kartu keluarga perubahan bagi anggota keluarga yang masih hidup. Dengan layanan ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam mendapat akta kematian bagi anggota keluarganya yang telah meninggal tanpa harus hadir langsung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Hasil dari implementasi inovasi Jempol Camat, yakni: 1). meningkatnya persentase dokumen pencatatan akte kematian, 2). akta kematian yang diterbitkan terintegrasi dengan KK dan KTP, 3). meningkatnya layanan kualitaskependudukan.
15.DINAS PERUMAHAN RAKYAT KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN SUMBA TIMURRUMAH TERDAMPAK BENCANA DAN TIDAK LAYAK HUNI SUMBA TIMUR (RUTENASUTI)Aplikasi Rutenasuti sebagai aplikasi Web Based yang dapat diakses dan digunakan dengan mudah merupakan merupakan langkah progresif dalam memanfaatkan teknologi Web Based dengan melibatkan pelaku pendataan mulai dari tingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan sampai tigkat Kabupaten sebagai superadmin. Pengambilan data berbasis Aplikasi ini diharapkan menjadi solusi dari persoalan akses dan keterlambatan pengambilan data sebagai akibat dari luas wilayah pelayanan dan kondisi geografis yang tidak memungkinkan tersajinya data base perumahan yang real time dan up to date. Hasil dari implementasi aplikasi Rutenasuti yaitu adanya kemudahan akses informasi Perumahan, efektifitas pengendalian dan pemantaun data secara berjenjang serta tersedinya data base perumahan yang akuratdan real time.
16BADAN PENANGGULANG AN BENCANA DAERAH KABUPATEN SUMBA TIMURDESA TANGGUH BENCANA (DESTANA)Inovasi Desa Tangguh Bencana (DESTANA) memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Sumba Timur khususnya di Desa Matawai Atu Kecamatan Umalulu terutama kecakapan dan kesiapsiagaan warga Desa Matawai Atu dengan menerapkan konsep dan teknik yang dipraktikkan berupa keterampilan memecahkan masalah, berdasarkan pelatihan dan pengalaman langsung yang diperoleh dalam program DESTANA untuk menghadapi bencana khususnya Banjir Rob pada daratan pesisir pantai di Desa Matawai Atu. Hasil inovasi adalah 1). Peningkatan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Masyarakat, 2). Pembentukan Tim Tanggap Bencana (Pokja Destana, Tim Relawan Desa, Forum PRB Desa), 3). Pengembangan Kapasitas Lokal dalam ketrampilan tanggap darurat bencana,4). Menghasilkan dokumen kebencanaan desa (Dokumen KRB,RPB, Renkon, Rencana Aksi dan Peta beserta jalurevakuasi).
17.DINAS PERIKANAN KABUPATEN SUMBA TIMURGERAKAN MEMASYARAKA TKAN MAKAN IKAN (GEMAR IKAN)Inovasi Gemarikan adalah suatu usaha yang dilakukan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Sumba Timur untuk mendongkrak dan memotivasi masyarakat agar meningkatkan pola konsumsi ikan. Hal ini karena ikan memiliki banyak manfaat terhadap kecerdasan dan kesehatan manusia, antara lain risiko stunting dapat dicegah dengan asupan ikan yang rutin karena di dalamnya mengandung kalsium yang baik bagi kesehatan tulang dan asam lemak omega-3 untuk pertumbuhan otak. Gemar mengonsumsi ikan pada ibu hamil juga mampu mencegah stunting pada anak yang dilahirkannya. Kegiatan Gemarikan ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat agar menjadikan ikan sebagai asupan protein dengan cara mengampanyekan pentingnya makan ikan sejak usia dini. Hasil inovasi GEMAR IKAN yakni terpenuhinya gizi anak keluarga khusus anak stunting dan meningkatnyabudaya makan ikan.
18.DINAS PETERNAKAN KABUPATEN SUMBA TIMURDETEKSI DINI PENYAKIT PADA HEWAN (PAREHA BANDA)Hingga saat ini, belum ditemukan vaksin untuk pencegahan penyakit African Swine Fever (ASF). Penyakit ini merupakan ancaman bagi populasi babi di Indonesia yang mencapai kurang lebih 8,5 juta ekor dan untuk Kab. Sumba Timur, populasi babi kurang lebih berjumlah 29.440 ekor (tahun 2022). Langkah strategis utama dalam mencegah terjadinya ASF adalah melalui penerapan biosekuriti dan manajemen peternakan babi yang baik serta pengawasan yang ketat dan intensif untuk daerah yang berisiko tinggi. Hasil inovasi Pareha Banda, yakni: 1). Terlaksananya deteksi dini penyakit pada wilayah tertular ataupun yang dicurigai, sehingga mencegah penyebaran penyakit, 2). Terlaksananya uji ASF sebagai syarat pengiriman babi antar pulau 3). Meningkatnya populasi ternak babi, 4). Meningkatnya pendapatan keluarga.
19.BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN SUMBA TIMURBARANG MILIK DAERAH ( BMD ) SUMBA TIMURProgram Aplikasi BMD merupakan suatu program aplikasi yang digunakan untuk melakukan proses pengelolaan Barang Milik Daerah secara terkomputerisasi yang bertujuan untuk menyelaraskan penerapan kebijakan pengelolaan Barang Milik Daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hasil inovasi adalah 1). Kemudahan akses aset/barang milik daerah, 2). Efisiensi operasional dan optimalisasi pemanfaatan aset, yang mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat berdasarkan data yang terintegrasi dan analisis prediktif, 3). Database aset/barang milik daerah akurat dan real time, 4). Akses informasi yang transparan dan akuntabel memudahkan audit, pemantauan, dan pengawasan aset oleh berbagai pemangku kepentinganserta meningkatkan kepercayaan publikterhadap pengelolaan aset daerah.
20.TIM PENGGERAK PKK KABUPATEN SUMBA TIMURREVITALISASI DASAWISMA TERINTEGRASI KANDANG, KOLAM, KEBUN (REVIT TRI3K)Revitalisasi merupakan upaya Tim Penggerak PKK untuk memerangi stunting dan mengatasi berbagai permasalahan di Sumba Timur, sedangkan 3K Kandang Kolam dan Kebun merupakan bentuk pemenuhan kebutuhan gizi keluarga yang B2SA yang bisa didapatkan dengan berkolaborasi dengan dinas terkait. Selain itu, kebutuhan pasar akan sayuran, ikan dan daging oleh warga lokal Sumba maupun luar Sumba cukup tinggi. Hal ini menjadi nilai tambah ekonomi keluarga ketika dijual. Implementasi inovasi ini telah menghasilkan akses bantuan yang lebih mudah, keluarga dapat menabung, keluarga muda mendapatkan makanan bergizi, pengurangan pengeluaran keluarga, keluarga dapat merencanakan hidup sehat dengan baik, dan partisipasi masyarakat meningkat.
Sumber: BRIDA Kabupaten Sumba Timur Tahun 2025

….bersambung….