Peristiwa gempa di Kupang kembali menunjukkan pentingnya literasi kebencanaan di tengah masyarakat. Di era digital, kecepatan penyebaran informasi harus diimbangi dengan kemampuan memilah sumber yang kredibel agar tidak mudah terpengaruh isu yang belum terverifikasi.
BMKG berharap masyarakat Nusa Tenggara Timur terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana geologi. Dengan tetap tenang, memahami penyebab gempa, serta mengandalkan informasi resmi, masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat untuk melindungi diri dan keluarga ketika bencana terjadi.(wyn)







