Anggota PPS Sumba Timur Dilantik, Langsung Diperhadapkan Tugas Pembentukan Pantarlih

oleh
oleh

Waingapu.Com – Sebanyak 468 orang anggota PPS di kabupaten Sumba Timur, NTT, dilantik Selasa (24/1/2023) oleh Ketua KPU setempat di Gedung MPL Umbu Hapu Mbay – Payeti , Kecamatan Kambera. Selepas pelantikan dalam waktu dekat mereka akan langsung diperhadapkan dengan tugas untuk persiapan pembentukan Pantarlih .

“Teman-teman PPS yang dilantik hari ini sebanyak 468 orang yang tersebar di 156 desa dan kelurahan.Pasca dilantik hari ini kami berharap mereka akan langsung kerja untuk persiapan pembentukan Pantarlih  yang sudah harus dimulai tanggal 26 Januari ini,” tandas Ketua KPU Sumba Timur, Oktavianus Landi.

Selain itu tandas Oktavianus, Bulan Februari mendatang sudah akan langsung dimulai pencocokan dan penelitian data pemilih.  Kendati diperhadapkan pada tugas yang berat, pihaknya yakin anggota PPS yang dilantik adalah pilihan dan punya kompotensi sihingga kinerjanya menjanjikan.

Baca Juga:  Lapor Dugaan Pelanggaran Ke Polres: MK-AL Minta Penyitaan Kotak Suara

“Dari proses rekruitmen yang kami sudah lewati, teman –  teman yang terpilih ini adalah yang terbaik dan mereka ini termasuk didalamnya PPS milenial. Hal itu dalam pengertian kecakapan teknologi informasi seperti halnya komputerisasi sudah di kuasai. Ini menjadi faktor pendukung dalam kerja kini yang sudah berbasis aplikasi,” paparjelas Oktavianus Landi pada wartawan usai pelantikan itu digelar.

Adapun nantinya, para anggota PPS itu akan tersebar di seluruh wilayah dan puncaknya bekerja pada 825 TPS yang telah sementara ditetapkan.

“Untuk sementara mereka akan bertugas di wilayah masing-masing. Dimana untuk sementara ditetapkan  sebanyak 825 Tempat  Pemungutan Suara atau TPS se-Kabupaten Sumba Timur,” imbuh Okta.

Baca Juga:  Jelang New Normal, Sumba Tengah Tetap ‘Waspadai’ Sumba Timur

Dalam pelantikan para anggota PPS itu, Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing juga hadir dan memberikan arahan serta harapannya.

“Yang pasti harapan saya para anggota PPS yang terpilih bekerja sesuai ketentuan dan aturan serta hukum yang berlaku atau on the track,” tegasnya sembari mengharapkan semua pihak yang terlibat dalam sebuah symtem Pemilu juga bekerja sesuai aturan dan hukum yang berlaku dengan dukungan pers yang  bebas, juga paratur pemrintah sipil dan milter yang netral. (ion)

Komentar